Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mesin Sandi Enigma Nazi Ditemukan di Dasar Laut Baltik

Mesin Enigma yang berbeda menggunakan antara tiga dan delapan rotor, yang bergerak secara independen.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  12:51 WIB
Mesin Sandi Enigma Nazi Ditemukan di Dasar Laut Baltik
Mesin Enigma terlihat seperti mesin tik dan para penyelam yang menemukan perangkat di dasar laut awalnya mengira itu adalah artefak yang sama. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Para penyelam yang mencoba melepaskan jala tua dari laut Baltik secara tidak sengaja tersandung pada mesin pembuat kode Nazi yang dikenal dengan sebutan Enigma.

Menurut AFP, mesin Enigma terlihat seperti mesin tik dan para penyelam yang menemukan perangkat di dasar laut awalnya mengira itu adalah artefak yang sama.

Namun, tim penyelam yang ditugaskan dari kelompok konservasi World Wide Fund for Natur segera menyadari bahwa mereka memiliki sesuatu yang jauh lebih aneh.

Selama Perang Dunia II, mesin Enigma digunakan untuk menyanyikan pesan militer Jerman, dengan harapan mencegah kekuatan sekutu mempelai pergerakan pasukan dan rencana lainnya.

Perangkat itu terdiri dari keyboard dan serangkaian rotor yang melakukan pengkodean. Rotor menggantikan huruf yang berbeda untuk huruf yang diketik sehingga tidak bisa dimengerti oleh pihak lain.

Mesin Enigma yang berbeda menggunakan antara tiga dan delapan rotor, yang bergerak secara independen setelah setiap penekanan tombol sehingga huruf awal yang sama akan muncul sebagai beberapa huruf berbeda dalam kode ahir.

Untuk memecahkan kode pesan di sisi lain, operator hanya perlu mengetahui posisi awal rotor dan router di antara pesan itu. Setelah pesan yang dikodekan dimasukkan ke mesin Enigma, dengan konfigurasi yang benar, mesin akan mengeluarkan teks asli.

Memecahkan kode Enigma adalah sebagian besar dari upaya perang sekutu. Matematikawan Polandia Marian Rejewski, Henryk Zygalski, dan Jerzy Rozycki melakukan percobaan pertama pada 1939.

Mereka mampu membuat ulang mock-up mesin Enigma, menjelaskan fungsi dasarnya dan memecahkan kode banyak pesan. Lantaran Jerman mengubah kode setiap hari, hal itu membuat sulit tim Polandia untuk menguraikan pesan mereka.

Menurut laporan Imperial War Museum, matematikawan Inggris Alan Turing berperan penting dalam upaya memecahkan kode pesan Enigma Angkatan Laut Jerman, yang jauh lebih kompleks.

Memecahkan kode tersebut sangat penting untuk menyelamatkan kapal sekutu dai U-Boat Jerman, kapal selam yang menenggelamkan lebih dari 5.000 kapal selama PD I dan lebih dari 2.700 kapal selama PD II.

Adapun, Live Science melaporkan mesin Enigma yang ditemukan kru selam WWF berada di Teluk Gelting di timur laut Jerman. Mesin itu memiliki tiga rotor, yang menjadikannya tipe yang digunakan di kapal perang bukan U-boat.

Jann Witt, sejarawan dari German Naval Association mengatakan hal ini menunjukkan bahwa mesin itu mungkin dilempar ke laut pada hari-hari terakhir PD II, dalam upaya untuk menjaga teknologinya jatuh ke tangan musuh.

Dilaporkan bahwa para penyelam kemudian menyerahkan mesin itu ke museum arkeologi negara bagian Schleswig-Holstein Jerman, tempat para arkeolog akan berupaya untuk memulihkan artefak itu, yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mesin inggris
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top