Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ilmuwan Petakan 1 Juta Galaksi Baru, dalam 300 Jam

Survei langit baru ini, yang dijelaskan oleh badan sains nasional Australia (CSIRO) dalam sebuah pernyataan sebagai "Google map of the universe", menandai selesainya ujian besar untuk teleskop radio Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP), sebuah jaringan dari 36 antena yang berakar di Pedalaman Australia Barat yang terpencil.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  09:13 WIB
Tata Surya - Reuters
Tata Surya - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Para astronom di Australia telah memetakan 83% alam semesta yang dapat diamati, hanya dalam 300 jam.

Survei langit baru ini, yang dijelaskan oleh badan sains nasional Australia (CSIRO) dalam sebuah pernyataan sebagai "Google map of the universe", menandai selesainya ujian besar untuk teleskop radio Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP), sebuah jaringan dari 36 antena yang berakar di Pedalaman Australia Barat yang terpencil.

Sementara para astronom telah menggunakan ASKAP untuk menjelajahi langit untuk mencari tanda tangan radio (termasuk semburan radio cepat yang misterius) sejak tahun 2012, jajaran lengkap antena teleskop tidak pernah digunakan dalam satu survei langit hingga sekarang.

Dengan memanfaatkan potensi penuh teleskop, para peneliti memetakan sekitar 3 juta galaksi di langit selatan, menurut sebuah makalah yang diterbitkan pada 30 November di jurnal Publications of the Astronomical Society of Australia.

Sebanyak 1 juta galaksi jauh ini mungkin sebelumnya tidak dikenal oleh astronomi, tulis para peneliti, dan itu mungkin baru permulaan. Dengan keberhasilan survei pertama ini, para ilmuwan CSIRO sudah merencanakan pengamatan yang lebih mendalam di tahun-tahun mendatang.

"Untuk pertama kalinya, ASKAP telah melenturkan seluruh ototnya, membangun peta alam semesta dengan lebih detail dari sebelumnya, dan dengan kecepatan yang luar biasa," kata penulis utama studi David McConnell, astronom CSIRO, dilansir dari Space.com.

"Kami berharap menemukan puluhan juta galaksi baru dalam survei mendatang."

Banyak survei all-sky bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk diselesaikan. Upaya baru CSIRO, yang mereka beri label Survei Kontinum ASKAP Cepat, hanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengamati bintang.

Sementara masing-masing dari 36 penerima teleskop mengambil gambar panorama langit yang luas, jaringan superkomputer khusus bekerja dua kali untuk menggabungkannya. Peta yang dihasilkan, yang mencakup 83% langit, merupakan kombinasi dari 903 gambar individual, masing-masing berisi 70 miliar piksel. (Sebagai perbandingan, kamera definisi tinggi yang dijual mengambil beberapa ratus juta piksel per gambar).

Masing-masing gambar ini akan tersedia untuk umum melalui Portal Akses Data CSIRO, saat para ilmuwan menganalisis hasil dan merencanakan petualangan pemetaan langit berikutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astronomi galaksi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top