Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tanda Tangan Digital Semakin Urgen

Penggunaan tanda tangan elektronik bisa mempercepat proses birokrasi dan penggunaan teknologinya bisa mengurangi pemalsuan tanda tangan maupun cap lembaga.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 20 November 2020  |  06:34 WIB
PrivyID
PrivyID

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Riset Siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) menilai keberadaan tanda tangan elektronik (TTE) menjadi sangat penting di era transformasi digital.

Chairman CISSReC Pratama Persadha mengatakan bahwa fungsinya tertuang dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Adapun, undang-undang tersebut menjelaskan bahwa tanda tangan elektronik terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.

“Tanda tangan digital sendiri pemakaiannya di dunia usaha sudah sangat lama dan mempercepat proses bisnis. Ini sudah diakui di dunia internasional. Karena itu sangat penting bagi negara untuk menjadikan digital signature sebagai standar teknologi yang bisa digunakan birokrasi. Waktunya sekarang sudah tepat saat pandemi, dimana ada keterbatasan,” katanya saat dihubungi Bisnis, Kamis (19/11/2020)

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa penggunaan TTE juga bisa mempercepat proses birokrasi dan penggunaan teknologinya bisa mengurangi pemalsuan tanda tangan maupun cap lembaga.

Sementara itu, dia meyakini bahwa kehadiran TTE memiliki implikasi yang sangat besar bagi ekonomi. Hal ini karena pemerintah ingin mempercepat pemulihan ekonomi dan mempermudah investasi.

“Seharusnya digital signature menjadi standar teknologi yang harus segera diadopsi oleh birokrasi di tanah air, karena sifatnya cepat dan bisa ditransmisikan lewat internet dan lebih aman karena ada proses persandian dan penguncian,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

serangan siber tanda tangan digital (digital signature)
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top