Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Prediksi Tren Pendanaan Startup Akhir 2020

Asosiasi Modal Ventura Indonesia (Amvesindo) menjelaskan prediksi tren pendanaan startup pada kuartal IV/2020 di tengah melemahnya perekonomian akibat pandemi Covid-19.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 02 November 2020  |  14:47 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Modal Ventura Indonesia (Amvesindo) optimis tren pendanaan perusahaan rintisan (startup) pada kuartal IV/2020 akan menunjukan pertumbuhan yang positif.

Wakil Ketua I Amvesindo, William Gozali mengatakan bahwa hal ini dibuktikan dengan statistik tren hingga kuartal III/2020 masih menunjukkan pertumbuhan positif akan pendanaan ke bisnis startup di tengah melemahnya perekonomian akibat pandemi Covid-19. Selain itu, dia juga menaksir bahwa total pendanaan startup hingga kuartal IV/2020 bisa menyentuh angka US$2 miliar.

"Sampai kuartal III/2020 jumlah pendanaan startup di Indonesia mencapai US$1,9 miliar atau Rp 26,6 triliun dengan jumlah transaksi sebanyak 52 startup," ujarnya dalam webinar Mengupas Dinamika dan Tren Pendanaan Startup 2020-2021, Senin (2/11/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa total pendanaan 2018 mencapai US$1,46 dengan jumlah transaksi mencapai 71 startup dan pada 2019 mengalami peningkatan hingga US$2,95 miliar dengan jumlah transaksi sebanyak 113 perusahaan rintisan.

Dia pun turut merincikan bahwa perusahaan rintisan berbasis finansial teknologi (fintech) menduduki peringkat pertama dengan jumlah transaksi sebanyak 8 startup, Edutech dengan 6 jumlah transaksi, Software as a service (SaaS) dengan 6 transaksi.

Adapun, dia juga mengatakan bahwa Kopi Kenangan menjadi salah satu startup yang memperoleh pendanaan baru cukup besar dengan investasi pada Mei 2020 sebesar US$109 juta.

Selanjutnya, Kargo Technologies menerima pendanaan US$31 juta, GudangAda sebesar US$25,4 juta, Investree US$23,5 juta, Koinworks US$20 juta, dan Shipper US$20 juta.

“Dalam pandangan asosiasi, hal ini [kenaikan pendanaan] cukup menggembirakan, karena menunjukan optimisme industri untuk tetap berinovasi di tengah pandemic [Covid-19],” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top