Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saksikan Besok, Bulan Purnama Biru Langka Sejak 76 Tahun Lalu

Hal lain yang membuat bulan purnama yang juga disebut "Bulan Pemburu" lebih istimewa karena ini merupakan Bulan Biru atau Blue Moon yang berarti bulan purnama kedua yang terjadi di bulan Oktober, dan satu-satunya bulan purnama ganda dalam tahun 2020.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  20:23 WIB
Blue moon
Blue moon

Bisnis.com, JAKARTA – Bulan purnama pada malam Hallowen akan menjadi lebih spektakuler dari biasanya pada tahun ini.

Langit akan diterangi oleh bulan purnama sungguhan pada malam Hollows yang hanya terjadi setiap 19 tahun sekali dikutip dari Live Science pada Jumat (30/10/2020).

Hal lain yang membuat bulan purnama yang juga disebut "Bulan Pemburu" lebih istimewa karena ini merupakan Bulan Biru atau Blue Moon yang berarti bulan purnama kedua yang terjadi di bulan Oktober, dan satu-satunya bulan purnama ganda dalam tahun 2020.

Namun karena bulan purnama datang pada saat bulan berada pada jarak terjauh dari Bumi, ia juga akan menjadi Bulan Mikro kebalikan dari Bulan Super yang berarti terlihat sedikit lebih kecil dari bulan purnama biasa.

Menurut NASA yang menjadikan bulan purnama ini lebih spesial yaitu statusnya sebagai bulan purnama kedua di musim gugur menjadikannya "Bulan Berang-berang".

Ini akan menjadi pertama kalinya sejak 1944 bahwa bulan purnama Halloween akan terlihat pada malam hari (jika cuaca mengizinkan) di semua zona waktu di Amerika Serikat, menurut Farmer's Almanac.

Fase bulan purnama ditentukan oleh posisi bulan di orbitnya, bukan visibilitasnya di langit yang dimulai pada 31 Oktober pukul 10.49 EDT

Oktober dimulai dengan bulan purnama Harvest Moon yang muncul pada 1 Oktober. Harvest Moon adalah bulan purnama pertama yang mengikuti ekuinoks September, dan biasanya jatuh pada Oktober setiap beberapa tahun sekali ungkap NASA.

Bulan Biru tidak benar-benar biru meski namanya begitu. Pada tahun 1940-an kontributor majalah astronomi Sky and Telescope mulai menggunakan istilah Blue Moon atau Bulan Biru pada bulan purnama ekstra dalam siklus musiman.

Seiring waktu berjalan nama ini tetap digunakan menurut laporan Sky and Telescope pada tahun 2006.

Seperti semua bulan purnama, Blue Moon terbit di timur sekitar Matahari terbenam dan terbenam di barat sekitar Matahari terbit. Bulan tertinggi pada larut malam dan dini hari ungkap NASA.

Sementara Bulan Biru Mikro di Indonesia juga bisa disaksikan pada malam minggu 31 Oktober 2020, puncak purnama akan terjadi pukul 21.49 WIB terletak di konstelasi Aries menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional disingkat dengan Lapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulan purnama halloween
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top