Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Realme 7 Pro dan Realme C17 Dipastikan Terdaftar di CEIR

Produsen ponsel pintar (smartphone), Realme meyakini bahwa produk terbarunya Realme 7 Pro dan Realme C17 di Indonesia sudah terdaftar di mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) .
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  22:57 WIB
Realme 7 Pro dan Realme C17 Dipastikan Terdaftar di CEIR
Realme 7 Pro
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen ponsel pintar (smartphone), Realme meyakini bahwa produk terbarunya Realme 7 Pro dan Realme C17 di Indonesia sudah terdaftar di mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) .

Public Relation Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca mengatakan bahwa International Mobile Equipment Identity (IMEI) dari kedua produk terbarunya telah terdaftar dalam database CEIR.

" Untuk menanggapi CEIR, dari realme untuk produk yang kami luncurkan sampai hari ini kami jamin aman karena udah didaftarkan dari jauh-jauh hari. Perkembangannya seperti apa, pasti akan kami follow up langsung perkembangannya,” ujarnya lewat peluncuran produk via daring, Rabu (14/10/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perusahaan terus mengerahkan tim untuk terus berkomunikasi dan memantau dengan baik kebijakan pemerintah.

Untuk produk berikutnya sampai akhir tahun kita masih on track. Selanjutnya kita masih mengikuti perkembangan," katanya.

Sekedar informasi, mesin CEIR berbasis data nomor IMEI dikabarkan hampir penuh sehingga menghambat registrasi. Namun, awal pekan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa kapasitas mesin CEIR cukup untuk menampung IMEI ponsel baru.

Mesin CEIR dibangun oleh Asosiasi Telekmonukasi Seluler Indonesia (ATSI), sementara pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Kominfo dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Kami sudah menginformasikan ke tim customer service kalau ada customer yang mengalami masalah itu agar segera menghubungi customer service kita. Setelah itu kami [akan] lihat masalahnya apa, jika dikarenakan IMEI-nya tidak terdaftar, langkah selanjutnya tergantung karena kami akan cek terlebih dulu," katanya.

Untuk diketahui, kebijakan pengendalian IMEI, yang disahkan pada 15 September 2020, diselenggarakan bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Kominfo dan didukung seluruh operator telekomunikasi seluler.

Dia juga mengatakan bahwa hingga saat ini semua produk mereka aman dan terdaftar dalam sistem. Bahkan, dia optimis produknya aman hingga akhir tahun.

“Sampai akhir tahun juga kita bisa memastikan aman terdaftar," kata Krisva

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ponsel redmi 1s
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top