Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perubahan Moda Belajar Jadi Oli Genjot Penjualan Laptop Dell 

Dari sisi pemasaran, perusahaan akan memperluas kesadaran merek dari setiap produk melalui platform perdagangan daring (e-commerce).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 21 September 2020  |  14:50 WIB
Setumpuk laptop Google Chromebook Dell Technologies Inc. selama acara penerapan teknologi di Parkrose High School di Portland, Oregon, AS, Rabu (26/9/2020). - Bloomberg
Setumpuk laptop Google Chromebook Dell Technologies Inc. selama acara penerapan teknologi di Parkrose High School di Portland, Oregon, AS, Rabu (26/9/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan produsen laptop, Dell Technologies Indonesia melihat perubahan moda belajar di rumah saat pandemi covid-19 menjadi faktor utama yang menggenjot penjualan laptop perusahaan.

Tjipto Suparto, Consumer Country Director, Dell Technologies Indonesia mengatakan bahwa pembelian laptop Dell Inspiron cukup meningkat, khususnya di seri entry level.

“Saat ini, konsumen mencari laptop yang bisa memenuhi kebutuhan kerja jarak jauh mereka dan mendukung kebutuhan pembelajaran jarak jauh untuk anak-anak mereka,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (21/9/2020).

Dari sisi produk, Tjipto mengatakan bahwa untuk pembelajaran jarak jauh, Dell laptop yang dapat dipilih adalah Dell Inspiron seri 3000, yang tersedia dalam beberapa ukuran layar, dengan kisaran harga mulai dari Rp 3 jutaan.

Selanjutnya, untuk seri Dell Inspiron 11 3000 model 3180 dengan merogoh kocek hingga Rp6 jutaan dan untuk Dell Inspiron 14 3000 model 3493.

Sebaliknya bagi karyawan, dia menyebutkan bahwa Laptop Dell yang paling diminati untuk bekerja termasuk Dell Inspiron seri 5000 dengan model 5490, 5391, 5482, dan 5491 dengan beragam pilihan konfigurasi dan kisaran harga mulai dari Rp 8 juta—Rp14 juta.

“Dell terus fokus menghadirkan solusi yang memberi nilai tambah kepada konsumen kami. Untuk itu, kami terus bekerja sama dengan rekanan distributor dan partner kami di Jakarta dan kota-kota lainnya untuk mengoptimalkan cross-selling, upselling dan attached-selling produk-produk consumer Dell, termasuk notebook, desktop, monitor and computer peripherals Dell,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa dari sisi pemasaran bahwa perusahaan akan memperluas kesadaran merek dari setiap produk melalui platform perdagangan daring (e-commerce).

“Strategi ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan terus kami kembangkan, sesuai dengan tren pertumbuhan penjualan di pasar daring yang semakin banyak saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Jeff Clarke, Vice Chairman and Chief Operating Officer, Dell Technologies mengatakan bahwa perusahaan mencatatkan US$22,7 miliar untuk pendapatan kuartal II/2020 dan untuk pendapatan operasional naik 119 persen menjadi US$1,1 miliar.

Dia menyebutkan bahwa perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar US$1,1 miliar dan EBITDA yang disesuaikan adalah US$3,1 miliar.

"Pada kuartal kedua, kami melihat kekuatan di sektor pemerintah dan di bidang pendidikan, dengan pesanan masing-masing naik 16 dan 24 persen, karena orang tua, guru, dan distrik sekolah mempersiapkan batas baru dalam pembelajaran virtual," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dell
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top