Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-gara Pandemi, Kegiatan Kesehatan dan Fitness Via Mobile Naik 67 Persen di 2020

Analis pasar Adjust mengungkapkan jumlah instalasi aplikasi kesehatan dan fitness meningkat sebesar 67 persen pada Maret 2020. Pasalnya, banyak gym dan tempat fitness tutup selama lockdown COVID-19.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 07 September 2020  |  05:14 WIB
Fitness. - istimewa
Fitness. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Analis pasar Adjust mengungkapkan jumlah instalasi aplikasi kesehatan dan fitness meningkat sebesar 67 persen pada Maret 2020. Pasalnya, banyak gym dan tempat fitness tutup selama lockdown COVID-19.

Paul H. Müller, co-founder dan CTO Adjust mengungkapkan bahwa para pengguna makin mengandalkan aplikasi kesehatan agar tetap bugar dan melakukan rutinitas fitness dari rumah.

“Data menunjukkan bahwa jumlah instalasi harian aplikasi kesehatan dan fitness di seluruh dunia meningkat secara bertahap selama bulan Maret, naik 67 persen dibandingkan dengan tingkat instalasi rata-rata pada tahun 2020 di akhir bulan Maret dan awal bulan April. Dan, jumlah sesi di bulan Mei meningkat sebesar 48 persen dibandingkan dengan rata-rata tahunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa jumlah instalasi pada bulan Juli meningkat sebesar 7 persen dibandingkan dengan 2019 dan jumlah sesi telah meningkat sebesar 61 persen. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi semakin banyak digunakan dan bahwa pengguna juga semakin banyak berolahraga.

“Data menunjukkan bahwa pengguna paling banyak berolahraga di hari Minggu. Akan tetapi pada hari Jumat rencana akhir pekan dan cheat day tampaknya mengalihkan pengguna dari aplikasi kesehatan dan fitness. Di tahun 2020, jumlah sesi di seluruh dunia paling banyak di hari Minggu. Sebaliknya, jumlah sesi paling sedikit secara konsisten di hari Jumat,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi perangkat fitnes digital
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top