Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangkau 140 juta Pelanggan, Fabelio Perluas Layanan di Pulau Jawa

Fabelio berhasil mencatat rekor tingkat transaksi penjualan daring pada April hingga Juli 2020. 
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 18 Agustus 2020  |  13:19 WIB
Furniture Fabelio - dokumentasi
Furniture Fabelio - dokumentasi

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang desain furnitur dan interior, Fabelio mengumumkan rencana perluasan bisnisnya melalui pembukaan experience center di empat kota yaitu Semarang, Surabaya, dan Sidoarjo.

CEO & Co-Founder Fabelio, Marshall Tegar Utoyo mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk memperluas layanan terkait kebutuhan perabotan rumah tangga dan interior rumah dengan jangkauan ke 1,000 kecamatan di seluruh Pulau Jawa dan 140 juta pelanggan dengan layanan pengiriman di hari yang sama.

“Guna mendukung perluasan operasional tersebut, Kami meningkatkan kemampuan layanan pengiriman di hari yang sama, serta kapasitas penyimpanannya hingga 80 persen,” ungkapnya lewat rilisnya, Selasa (18/8/2020).

Dia mengungkapkan bahwa strategi tersebut diambil sebagai upaya menjaga momentum bisnis positif yang sejalan dengan tingginya permintaan dari pelanggan, baik tingkat kunjungan yang stabil di experience center dengan pemberlakuan social distancing, serta peningkatan penjualan secara daring.

“Kami melihat adanya permintaan desain furnitur berkualitas di Jawa Barat seiring dengan perubahan kebiasaan pelanggan yang melihat produk secara luring dan kemudian membelinya daring. Untuk memenuhi permintaan tersebut, Fabelio memiliki rencana ekspansi yang kami proyeksikan pada akhir 2020 nanti, volume transaksi akan tumbuh sedikitnya 150 persen dari level transaksi pada bulan Juni,” ungkapnya.

Dia mengklaim bahwa meskipun sempat terhambat akibat pembatasan operasional experience center yang terjadi selama pandemi, Fabelio berhasil mencatat rekor tingkat transaksi penjualan daring pada April hingga Juli 2020. 

Sekedar catatan, sebelum pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Fabelio mencatat pertumbuhan volume transaksi stabil di atas 20 persen.

Menurut Co-Founder Fabelio, Christian Sutardi, meskipun mengandalkan sistem penjualan berbasis daring, kehadiran experience center masih menjadi faktor penentu bagi calon pelanggan yang ingin membeli furnitur sehingga kehadirannya tetap penting dalam strategi perusahaan.

“Kami pulih relatif cepat pasca lockdown dan telah melakukan kerjasama strategis dengan lebih dari 30 mitra di Indonesia termasuk 10 bank ternama sebagai mitra pembayaran. Sama seperti produk ritel lainnya, pelanggan masih merasa perlu melihat dan merasakan secara langsung,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa perusahaan berencana membuka 10 experience center dan menjangkau seluruh Pulau Jawa hingga akhir 2020

Fabelio juga memperkuat kepemimpinan perusahaan dengan mengumumkan bergabungnya Chief Operation Officer Frenky Mulyanto dan Chief Marketing Officer Arie Wisnu Pradono di perusahaan.

Untuk diketahui, Frenky merupakan sosok yang berpengalaman di industri dengan lebih dari 20 tahun pengalaman dalam manufaktur furnitur dan penyediaan pasokan bagi peritel furniture global.

Sementara Arie, memiliki 10 tahun pengalaman dalam mengelola berbagai kegiatan marketing bagi perusahaan rintisan di Indonesia.

“Kami sangat senang dengan bergabungnya kedua sosok penting tersebut dan yakin keduanya akan mengakselerasi pertumbuhan perusahaan khususnya di sisi marketing dan operasional,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

furnitur StartUp
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top