Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Komitmen E-Commerce Jaga Data Pribadi Pengguna

Pelaku bisnis e-commerce berkomitmen untuk menjaga data pribadi penggunanya sebagai landasan bisnis utama mereka.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  19:59 WIB
Ecommerce - alleywatch.com
Ecommerce - alleywatch.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku lokapasar daring (e-commerce) menyebutkan bahwa keamanan data menjadi salah satu fokus yang diperhatikan agar pelanggan dapat melakukan transaksi dengan nyaman dan aman di platform mereka.

AVP Information Security Blibli Ricky Setiadi menyebutkan perusahaan telah menerapkan berbagai strategi, termasuk di bidang arsitektur teknologi dan informasi (TI) dan aplikasi pemrograman antarmuka (API), untuk memastikan ketahanan pihaknya dalam menanggulangi serangan terhadap keamanan data, baik korporat maupun pelanggan.

“Kami secara aktif terus melakukan penyesuaian standar keamanan informasi pada platform kami dengan mengacu pada standar keamanan data yang terbaik,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (12/8/2020).

Dia mengklaim Blibli menjadi e-commerce pertama di Tanah yang mendapatkan sertifikasi berstandar internasional, yaitu ISO/IEC 27001 tahun 2013 untuk sistem manajemen keamanan informasi dalam menjaga keamanan data.

Selain meraih sertifikat ISO, dia juga mengungkapkan bahwa perusahaan juga mendapatkan skor tertinggi di Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menandakan bahwa tingkat kematangan dan tata kelola keamanan sistem informasi perusahaan sudah prima.

Tak mau kalah, External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya menyebutkan bahwa bisnis pihaknya adalah bisnis reputasi dan kepercayaan, dengan kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna merupakan prioritas utama.

“Kami selalu mengawasi dan menindak tegas pihak yang memanfaatkan platform Tokopedia untuk melakukan segala bentuk tindakan yang melawan hukum. Kami juga memiliki sistem keamanan yang bisa mendeteksi aktivitas mencurigakan pada suatu akun dengan parameter tertentu dan akan melakukan penanganan sesuai prosedur yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Di sisi lain, dia menyebutkan bahwa perusahaan juga terus mengedukasi pengguna untuk juga menjaga data pribadi masing-masing, misalnya dengan tidak bertransaksi di luar platform resmi Tokopedia atau membagikan kode OTP kepada siapa pun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top