Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Butuh 45 Hari untuk Putuskan TikTok dan WeChat Diblokir di AS

Trump menyebut plikasi milik China "yang tidak dipercaya" TikTok dan aplikasi messenger WeChat sebagai "ancaman signifikan."
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  12:52 WIB
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengeluarkan perintah eksekutif melarang semua transaksi AS dengan ByteDance, pemilik aplikasi TikTok, dan Tencent, pemilik aplikasi WeChat, dalam 45 hari.

Perintah tersebut datang ketika pemerintah Trump, dikutip dari Reuters, Jumat (7/8/2020), sedang meningkatkan upaya untuk membersihkan aplikasi milik China "yang tidak dipercaya" dari jaringan digital AS, dan menyebut aplikasi berdurasi singkat TikTok dan aplikasi messenger WeChat sebagai "ancaman signifikan."

Menurut Trump, aplikasi TikTok dapat digunakan untuk kampanye disinformasi yang menguntungkan Partai Komunis China, dan Amerika Serikat "harus mengambil tindakan agresif terhadap pemilik TikTok untuk melindungi keamanan nasional."

Di sisi lain, Trump mengatakan WeChat "secara otomatis menangkap banyak informasi dari penggunanya. Pengumpulan data ini mengancam untuk mengizinkan Partai Komunis China mengakses informasi pribadi dan kepemilikan orang Amerika."

Perintah tersebut secara efektif akan melarang WeChat di Amerika Serikat dalam 45 hari dengan larangan "sejauh diizinkan berdasarkan hukum yang berlaku, transaksi apa pun yang terkait dengan WeChat oleh siapa pun, atau terkait dengan properti apa pun, tunduk pada yuridiksi Amerika Serikat."

Trump pekan ini mengatakan akan mendukung penjualan operasi TikTok AS ke Microsoft, jika pemerintah AS mendapat "porsi besar" dari harga penjualan, namun tetap memperingatkan akan memblokir layanan tersebut pada 15 September.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Donald Trump TikTok

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top