Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Siggap Teknologi Internasional, Raih Sertifikat ISO 27001

Purwadi selaku GM Sales & Marketing PT Siggap Teknologi Internasional mengatakan, pencapaian ini dikarenakan PT Siggap Teknologi Internasional selalu ingin berupaya menjaga dan meningkatkan komitmen pelayanan
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  15:30 WIB
Siggap Teknologi Internasional, Raih Sertifikat ISO 27001
Purwadi selaku GM Sales & Marketing PT Siggap Teknologi Internasional saat menerima ISO
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Siggap resmi mendapatkan sertifkasi ISO/IEC 27001:2013 dari lembaga sertifikasi CBQA Global.

Yessiva, Presiden Direktur CBQA Global menyebutkan dengan diraihnya sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 ini diharapkan tingkat kepercayaan dari customer terhadap pengelolaan informasi dan layanan yang diberikan oleh PT Siggap Teknologi Internasional akan semakin meningkat.

Purwadi selaku GM Sales & Marketing PT Siggap Teknologi Internasional mengatakan, pencapaian ini dikarenakan PT Siggap Teknologi Internasional selalu ingin berupaya menjaga dan meningkatkan komitmen pelayanan kepada para pelanggan, hal tersebut sejalan dengan kebutuhan akan keamanan serta kenyamanan dibidang pemanfaatan sistem teknologi informasi saat ini merupakan hal yang utama. 

"Untuk meningkatkan tata kelola keamanan data pelanggan, Siggap berkomitmen penuh atas keamanan sistem informasi dan data yang dibuktikan, antara lain, dengan meraih Sertifikat ISO 27001:2013 tersebut, Sertifikasi ini merupakan penilaian standar internasional terhadap sistem tata kelola keamanan informasi dan perlindungan data," ujarnya dikutip dari siaran persnya.

Di era digital saat ini, keamanan cyber masih menjadi tantangan di Indonesia, sedangkan data dan sistem informasi merupakan aset perusahaan yang sangat penting. Terlebih sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, sebagian besar perusahaan 'dipaksa' untuk melakukan bisnis dari rumah atau work from home. Hal ini membuat masyarakat semakin bergantung kepada teknologi digital sehingga ancaman terhadap keamanan cyber semakin tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iso serangan siber
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top