Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspada! Nonton Streaming Jadi Celah Kejahatan Siber

McAfee mengklaim mencari konten film dan serial televisi gratis di internet menjadi celah masuknya kejahatan siber yang dapat membahayakan pengguna internet.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  10:41 WIB
Streaming -
Streaming -

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan keamanan siber McAfee, melalui riset terbarunya menunjukan bahwa mencari konten film dan serial televisi gratis di internet menjadi celah masuknya kejahatan siber yang dapat membahayakan pengguna internet.

Head of Southeast Asia Consumer McAfee, Shashwat Khandelwal mengatakan bahwa penjahat siber mengikuti tren dan perilaku pengguna untuk membangun strategi scam mereka. Maka kesadaran pada pengguna saat daring sangat penting untuk menghindari situs web berbahaya berisi malware yang dapat mencuri informasi personal, seperti passwords.

“Setelah menganalisis tren konsumsi hiburan online yang populer di seluruh platform streaming, ada lima judul film dan serial televisi yang menjadi paling sering dicari masyarakat Indonesia. Daftar ini diurutkan sesuai dengan tren pencarian dan konsumsi dari tertinggi hingga terendah,” tuturnya lewat rilis resminya, Selasa, (30/6).

Lebih lanjut, dia menemukan bahwa untuk pencarian streaming film gratis, Frozen 2 menempati urutan pertama untuk kategori tersebut, yang disusul dengan Parasite, Milea: Suara dari Dilan, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), dan Jumanji: The Next Level.

Adapun, untuk kategori serial televisi, drama Korea Selatan (drakor) berjudul The World of The Married menempati urutan teratas dengan minat pencarian dari pengguna internet, disusul oleh Crash Landing On You, Money Heist, Hi, Bye Mama!, dan Pretty Little Liars Indonesia.

“McAfee mengidentifikasi tipe film dan serial televisi yang berpotensi menjadi target kejahatan siber berdasarkan popularitas dan jumlah download atau streaming yang tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, saat perusahaan streaming berbayar berlomba-lomba untuk menciptakan konten yang original dan eksklusif untuk menarik perhatian dan mempertahankan pelanggan mereka, masyarakat lebih banyak memilih konten gratis dibanding layanan berbayar.

“Hal ini membuka celah kejahatan siber melalui situs-situs gratis tersebut, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati,” tuturnya.

 Shashwat pun memberikan beberapa tips dari McAfee untuk Menjaga Keamanan dalam Mengakses Konten Online, yaitu:

Pertama, Berhati-hatilah dengan apa yang anda ‘klik’.

Pengguna yang ingin catch up dengan serial drama Korea favorit ataupun yang ingin menonton film Hollywood berulang kali harus lebih berhati-hati. Pengguna juga dihimbau untuk mengakses konten tersebut dari sumber yang terpercaya.

Hal yang paling aman untuk dilakukan adalah berlangganan ke situs streaming yang terpercaya atau mengunduh film dari sumber, seperti iTunes atau Amazon. Jauhilah situs-situs yang menjanjikan konten gratis karena berisiko malware.

Kedua, Jauhi situs streaming ilegal.

Banyak situs streaming ilegal yang dipenuhi oleh malware yang menyamar sebagai konten. Jauhi perangkat teknologi anda dari kemungkinan virus dan mulai berlangganan atau streaming dari situs yang terpercaya.

Ketiga, Lindungi ranah daring anda dengan solusi keamanan siber (Cybersecurity).

Katakan selamat tinggal pada oknum-oknum kejahatan siber dengan menggunakan solusi keamanan. Solusi ini dapat melindungi anda dari malware, serangan phishing, dan juga ancaman lainnya.

Keempat, Gunakan perangkat lunak untuk mengontrol akses internet anak anda.

Banyak anak yang saat ini sudah mengerti cara menggunakan teknologi, bahkan lebih fasih daripada orangtua mereka. Kejahatan siber juga dapat mengancam melalui apa yang diakses anak di internet. Ingatlah untuk membatasi penggunaan internet pada anak dan menggunakan perangkat lunak yang berfungsi untuk mengurangi risiko akan paparan ke situs web yang berbahaya atau tidak sesuai umur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

streaming serangan siber
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top