Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Red Hat Tunjuk Ingram Micro sebagai Distibutor di Asia Pasifik dan Hong Kong

Belanja infrastruktur dan layanan public cloud di Asia Pasifik diperkirakan meningkat hampir tiga kali lipat dari periode perkiraan.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  23:40 WIB
Mobile Platforms Red Hat. - thetechreporter.com
Mobile Platforms Red Hat. - thetechreporter.com

Bisnis.com, JAKARTA – Penyedia solusi perangkat lunak open source Red Hat Inc. menunjuk Ingram Micro, Inc. sebagai distributor untuk Program Red Hat Certified Cloud and Service Provider (CCSP) di kawasan ASEAN dan Hong Kong.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Minggu (14/6/2020), kerja sama antara penyedia solusi open source asal Amerika Serikat tersebut dengan Ingram Micro, Inc. terkait dengan perihal pemenuhan persyaratan, perekrutan, serta menjadi mitra Certified Cloud and Service Provider.

Adapun, program Certified Cloud and Service Provider dari Red Hat mencakup ratusan penyedia komputasi awan, system integrator, dan managed service provider di Asia Pasifik, serta para pengembang software dan manufaktur hardware yang menggunakan produk dan teknologi Red Hat dalam menyelenggarakan mesin fisik dan virtual, membangun lingkungan private dan public cloud, serta menyediakan managed application dan layanan pengembangan container.

Melalui teknologi berbasis cloud, program Red Hat CCSP akan memberdayakan para solution provider di kawasan itu dengan fleksibilitas dan scalability dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Program Red Hat CCSP dirancang bagi mitra perusahaan yang memerlukan pengujian dan sertifikasi dalam menyajikan lingkungan yang scalable, terus didukung dan konsisten dengan fitur keamanan yang didesain khusus untuk cloud enterprise.

Adapun, Certified Cloud and Service Provider akan diberikan akses ke solusi Red Hat yang memberdayakan DevOps dalam mengembangkan, menjalankan, serta mengelola aplikasi yang berbeda-beda dengan lebih lancar.

Beberapa solusi tersebut, antara lain Red Hat Enterprise Linux, Red Hat OpenShift Container Platform dan Red Hat OpenStack Platform.

Para penyedia layanan dapat menggunakan solusi-solusi tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional, memperluas penawaran hybrid cloud, dan menawarkan aplikasi ISV dari pihak ketiga yang scalable dan terjaga ketersediaannya.

Selain itu, perusahaan menilai penunjukkan Ingram Micro merupakan indikator dari makin diminatinya solusi managed cloud, multi cloud, maupun hybrid cloud di kawasan Asia Pasifik.

Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), belanja infrastruktur dan layanan public cloud di Asia Pasifik diperkirakan meningkat hampir tiga kali lipat dari periode perkiraan dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 33 persen, atau mencapai US$77,6 miliar pada tahun 2023.

Melalui teknologi berbasis cloud, program Red Hat CCSP akan memberdayakan para solution provider di kawasan itu dengan fleksibilitas dan scalability dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

open source
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top