Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tinder Siap Luncurkan Fitur Kencan Lewat Video

Aplikasi kencan yakni Tinder, berupaya menjembatani kebutuhan masyarakat untuk berkencan di tengah wabah corona, dengan cara meluncurkan fitur kencan berbasis video.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  14:56 WIB
Aplikasi Tinder - Istimewa
Aplikasi Tinder - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Wabah virus corona yang melanda dunia, membuat sejumlah aktivitas masyarakat terganggu. Termasuk salah satunya berkencan.

Guna mengatasi kendala tersebut, aplikasi kencan popular yakni Tinder dikabarkan berencana merilis fitur obrolan dalam bentuk video. Dikutip dari The Verge, Rabu (6/5/2020), rencana itu dikonfirmasi oleh perusahaan induk Tinder, yakni Match Group.

Adapun, fitur tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala sulitnya melakukan kencan secara fisik di tengah pandemi corona. Fitur kencan lewat video itu ditargetkan dapat dirilis pada akhir kuartal II/2020.

Kendati demikian, Match Group dan Tinder tidak memberikan detail lebih lengkap mengenai rencana perilisian fitur tersebut.

Sejumlah pengamat menilai, fitur tersebut berpotensi disalahgunakan untuk kejahatan digital berupa pelecehan. Namun, The Verge memperkirakan, Tinder tengah membangun sistem pendeteksian gambar dan aktivitas pengguna yang dapat mengantisipasi terjadinya pelecehan saat kencan video berlangsung.

Adapun, Match Group melaporkan, kinerja mereka selama pandemi corona mengalami peningkatan. Hal itu tercermin dari aktivitas penggunanya yang meningkat pada April 2020.

Seperti diketahui, Tinder identik dengan fitur swipe untuk menemukan pasangan kencan atau teman baru dari sang pengguna. Pada April 2020, aktivitas swipe oleh para penggunanya mencapai level tertingginya sepanjang masa.

Rata-rata harian swipe yang dilakukan oleh pengguna wanita di bawah usia 30 tahun meningkat 37 persen pada April dibandingkan dengan pekan terakhir bulan Februari.

Jumlah rata-rata pesan harian yang dikirim di semua aplikasi milik Match Group, termasuk di Hinge, Match.com, dan OkCupid, pada April meningkat 27 persen  dibandingkan dengan minggu terakhir Februari

"Karena lockdown telah berlangsung di beberapa wilayah, kami melihat beberapa dampak terhadap kenaikan jumlah pengguna dan aktivitas di aplikasi kami," kata Match Group.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona kencan kencan online

Sumber : The Verge

Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top