Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

NASA Akan Buat Ventilator untuk Perangi Covid-19

Dikutip dari livescience, ventilator itu akan dibuat oleh para insinyur di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Pasadena, California.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 April 2020  |  12:58 WIB
Para ilmuwan NASA akan membuat ventilator
Para ilmuwan NASA akan membuat ventilator

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga antariksa Nasa disebutkan akan memproduksi ventilator hanya dalam 37 hari untuk memerangi virus corona atay covid-19.

Dikutip dari livescience, ventilator itu akan dibuat oleh para insinyur di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Pasadena, California.

"Kami memang spesialisasi dalam pesawat ruang angkasa, bukan manufaktur perangkat medis. Tetapi teknik yang sangat baik, pengujian yang ketat dan prototyping cepat adalah beberapa spesialisasi kami," kata direktur JPL Michael Watkins dalam sebuah pernyataan.

JPL adalah pusat utama NASA untuk penjelajahan planet robot.

"Ketika orang-orang di JPL menyadari bahwa mereka mungkin memiliki apa yang diperlukan untuk mendukung komunitas medis dan komunitas yang lebih luas, mereka merasa itu adalah tugas mereka untuk berbagi kecerdikan, keahlian, dan dorongan mereka." Lanjutnya.

Mesin ventilator, yang disebut VITAL (Teknologi Intervensi Ventilator Dapat Diakses Secara Lokal), dapat diproduksi dengan cepat, kata pejabat NASA.

VITAL juga menampilkan desain fleksibel yang mengakomodasi penggunaan di rumah sakit lapangan sementara, seperti yang bermunculan di hotel dan pusat konvensi di seluruh dunia untuk menangani himpitan pasien yang menderita COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus novel.

Saat ini prototipe tengah diteliti para peneliti. "Kami sangat senang dengan hasil pengujian yang kami lakukan di laboratorium simulasi manusia dengan kesetiaan tinggi," kata Matthew Levin, Direktur Inovasi untuk Laboratorium Simulasi Manusia dan Associate Professor Anesthesiology, Preoperative and Pain Medicine, dan Genetika dan Ilmu Genomik di Fakultas Kedokteran Icahn,

"Prototipe NASA dilakukan seperti yang diharapkan di bawah berbagai macam kondisi pasien yang disimulasikan," tambah Levin.

"Tim merasa yakin bahwa ventilator VITAL akan dapat dengan aman memberikan ventilasi pada pasien yang menderita COVID-19 di Amerika Serikat dan di seluruh dunia."

VITAL dimaksudkan untuk menambah daripada menggantikan ventilator rumah sakit tradisional, yang dapat beroperasi selama bertahun-tahun dan membantu pasien dengan berbagai penyakit.

Perangkat baru ini dirancang khusus untuk penderita COVID-19 dan memiliki masa hidup yang direncanakan tiga hingga empat bulan, kata pejabat NASA.

J.D. Polk, kepala petugas kesehatan dan medis NASA, mengatakan VITAL untuk mengurangi kemungkinan pasien akan mencapai stadium lanjut dari penyakit dan memerlukan bantuan ventilator yang lebih maju.

NASA sedang mencari persetujuan jalur cepat untuk VITAL dari Food and Drug Administration AS. Badan antariksa berencana untuk menawarkan lisensi gratis untuk ventilator baru dan saat ini menjangkau mitra manufaktur potensial di sektor medis swasta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa Ventilator

Sumber : Livescience

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top