Kombinasi Teknologi dan SDM Jadi Kunci Ekspansi Startup Edukasi

Pengembangan teknologi yang memperhatikan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci startup edukasi tetap berekspansi.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  23:16 WIB
Kombinasi Teknologi dan SDM Jadi Kunci Ekspansi Startup Edukasi
Ilustrasi kantor startup - Flickr
Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan berbasis edukasi teknologi (edutech) Zenius Education meyakini untuk bertahan di pasar memerlukan kombinasi antara teknologi dan talenta manusia yang mumpuni.
CEO Zenius Education Rohan Monga mengatakan bahwa untuk dapat terus bertumbuh, Zenius membutuhkan keahlian yang mendalam dalam bidang entrepreneurship.
“Kami percaya dengan kombinasi teknologi yang kuat, talenta yang berkualitas Zenius mampu memberikan impact yang besar di dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, Senin (10/2/2020).
Zenius sendiri merupakan platform yang merumuskan pendekatan belajar  dengan teknologi dengan mengutamakan pemahaman konseptual untuk pembentukan daya nalar.
Hal ini diharapkan agar kompetensi dasar yang ingin dibentuk adalah pemahaman mendalam mengenai konsep keilmuan, bukan hanya soal mengingat dan menghafal.
Dengan demikian, pelajar dan pembelajar diproyeksikan akan memiliki pola pikir yang baik dan mampu beradaptasi serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi.
“Kemampuan berpikir ini juga yang nantinya dibutuhkan oleh generasi masa depan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan bersaing,” lanjutnya.
Pendekatan pembelajaran Zenius ini diharapkan bisa turut membantu misi dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul.
Adapun melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Zenius mengumumkan menerima pendanaan seri A sebesar US$20 juta dolar. Pendanaan ini dipimpin oleh Northstar Group, dan diikuti oleh Kinesys Group, dan BeeNext.
Rencananya, Zenius akan menggunakan dana segar tersebut untuk melipatgandakan pertumbuhan, mengembangkan teknologi tepat guna, dan ekspansi layanan Zenius ke pelosok Indonesia.
Rohan mengatakan bahwa untuk dapat terus bertumbuh, Zenius membutuhkan keahlian yang mendalam dalam bidang entrepreneurship yang dimiliki oleh Northstar Group, Kinesys Group, dan BeeNext.
Dengan dana yang diterima, diharapkan pertumbuhan Zenius dapat makin melesat. Sekedar catatan sepanjang 2019, Zenius telah diakses oleh 12,8 juta pengguna unik. 
“Saya sangat senang dan bangga menyambut bergabungnya Northstar Group, Kinesys Group, dan BeeNext ke dalam babak berikut dari perjalanan Zenius Education,” jelasnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
edukasi, StartUp

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top