Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OVO Alat Bayar di Bareksa, CEO Sampaikan Kesuksesan Alibaba

Dengan menggandeng OVO sebagai alat bayar, portal investasi reksadana Bareksa mengincar peningkatan transaksi dua kali lipat
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 02 Februari 2020  |  16:34 WIB
Karyawan melintas di gerai transaksi pembayaran digital OVO, di Jakarta, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Karyawan melintas di gerai transaksi pembayaran digital OVO, di Jakarta, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Bareksa, portal penyedia reksa dana menggandeng uang elektronik OVO untuk mendukung sistem pembayaran perusahaan.

Karaniya Dharmasaputra, Co-founder/CEO Bareksa menyebutkan kerjasama ini merupakan langkah perusahaan untuk memperkuat ekosistem reksa dana berbasis elektronik di Indonesia. Selanjutnya akan lebih banyak sinergi platform antar portal investasi dengan uang elektronik di Indonesia untuk mempercepat penetrasi pasar.

"Terobosan pembayaran menjadi sebuah keharusan di mana Indonesia sekarang memasuki era baru investasi yang didominasi segmen nasabah retail dengan volume transaksi yang luar biasa besar," kata Karaniya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/2/2020).

Kerjasama dengan OVO ini melengkapi portofolio perusahaan. Sebelumnya, Bareksa telah menggandeng Tokopedia dan Bukalapak untuk jual beli reksadana. Karaniya mengharapkan kerjasama lintas layanan digital ini dapat mengulang kisah sukses di China di mana terjadi sinergi segitiga di antara platform e-commerce (Alibaba), e-money (Alipay), dan e-investment (Yu'e Bao)."

"Langkah terobosan ini kami tujukan agar penggunaan uang elektronik yang sedang terus meningkat secara signifikan di Indonesia, bukan hanya digunakan untuk keperluan konsumtif, tapi juga mulai dimanfaatkan untuk tujuan investasi," kata Karaniya.

Saat ini platform Bareksa memproses 5.000-6.000 transaksi per hari. Jumlah ini diyakini dapat terus meningkat seiring inovasi yang dilakukan perusahaan. Saat ini, jumlah nasabah yang terdaftar di Bareksa sudah mencapai hampir 800.000 orang. Sementara itu dana kelolaan perusahaan mencapai Rp2 triliun.

Harianto Gunawan, Direktur OVO menyebutkan fitur pembayaran reksa dana menggunakan OVO diharapkan bakal mendongkrak jumlah transaksi serta nilai dana kelolaan Bareksa. Ia optimis target Bareksa tumbuh sedikitnya dua kali lipat di tahun 2020 dibanding tahun lalu dapat tercapai.

Apalagi, pembayaran melalui OVO ini memberikan kemudahan bagi investor karena tidak perlu lagi melakukan konfirmasi ulang dengan mengunggah bukti transfer. Transaksi pembayaran akan terverifikasi secara otomatis bagi nasabah Bareksa yang juga merupakan pengguna OVO.

Meski begitu, fitur pembayaran reksadana di Bareksa menggunakan OVO baru bisa digunakan oleh pengguna dengan ponsel berbasis Android. Bagi pengguna IOS dijanjikan baru dapat menggunakan layanan ini dalam beberapa waktu ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bareksa ovo
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top