Alibaba Cloud Jadi Perusahaan Pertama yang Raih Sertifikasi TPN

Sertifikasi TPN merupakan suatu tolok ukur yang memvalidasi kepercayaan industri hiburan terhadap keamanan dan keandalan suatu perusahaan.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  08:02 WIB
Alibaba Cloud Jadi Perusahaan Pertama yang Raih Sertifikasi TPN
Alibaba Group - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan intelijen data Alibaba Group, Alibaba Cloud, mengumumkan pencapaiannya sebagai penyedia komputasi awan publik pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi Trusted Partner Network (TPN).

Sertifikasi TPN merupakan suatu tolok ukur yang memvalidasi kepercayaan industri hiburan terhadap keamanan dan keandalan suatu perusahaan, dalam hal ini Alibaba Cloud, sebagai penyedia layanan komputasi.

Sertifikasi tersebut diperoleh Alibaba Cloud atas dasar kapabilitas yang dimiliki perusahaan dalam mendukung industri hiburan, dalam hal ini platform penyiaran, dalam melakukan perubahan cara kerja akibat perubahan kebiasaan konsumsi konsumen yang pesat.

"Alibaba Cloud berhasil mendukung industri hiburan merevolusi cara kerjanya guna merespons dinamisme ini dengan menawarkan platform berbasis komputasi awan dengan tingkat keamanan, keandalan dan skalabilitas yang tinggi," ujarnya pihak Alibaba Cloud dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Rabu (22/1/2020).

Perlu diketahui, TPN merupakan joint venture antara dua asosiasi industri hiburan terbesar, yakni Motion Picture Association of America (MPAA) dan Content Delivery & Security Association (CDSA).

Tujuan diterbitkannya sertifikasi TPN adalah membantu pelaku usaha dalam memastikan keamanan konten, mencegah kebocoran informasi, pelanggaran, dan peretasan film maupun acara TV sebelum dirilis.

Hal ini dilakukan dengan membuat direktori tunggal, terpusat, dan berskala global, berisi daftar mitra-mitra yang terpercaya.

Untuk mendapatkan sertifikasi TPN, perusahaan harus menjalani proses audit dan evaluasi. Alibaba Cloud, misalnya. Sejumlah solusi perusahaan tersebut yang sesuai dengan industri hiburan telah dilakukan pengujian, di antaranya; pertama, pengujian Object Storage Service (OSS).

Pengujian OSS bertujuan memastikan perusahaan memiliki layanan penyimpanan komputasi awan terenkripsi dan aman yang dapat menyimpan, memproses, dan mengakses sejumlah besar data dari belahan dunia manapun.

Kedua, Express Connect, yakni fase pengujian yang memastikan perusahaan memiliki layanan jaringan yang mudah digunakan dan memungkinkan bandwith tinggi, keandalan, keamanan, dan koneksi tertutup antara lingkungan yang berbeda-beda.

Ketiga, Cloud Storage Gateway, yakni tahap pengujian yang bertujuan memastikan suatu perusahaan memiliki layanan yang menggunakan OSS sebagai tempat penyimpanan berbasis komputasi awan pada back-end, dan dapat digunakan untuk berkas standar serta memblokir protokol penyimpanan di industri.

Keempat, Key Management Service, yakni tahap uji yang bertujuan memastikan suatu perusahaan memiliki layanan yang memfasilitasi pembuatan, penghapusan, dan pengelolaan kunci enkripsi pada Key Management Service dari Alibaba Cloud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cloud computing, alibaba

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top