Gojek Luncurkan Goplay, Layanan Streaming Film dan Serial TV

“Dengan Goplay, kami di sini untuk mengisi kesenjangan dan menjembatani jutaan pemirsa seluler Indonesia dengan industry film Indonesia,” ujar CEO Goplay Edy Sulistyo seperti ditulis Reuters, Kamis (26/9).
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 27 September 2019  |  06:07 WIB
Gojek Luncurkan Goplay, Layanan Streaming Film dan Serial TV
GoPlay dari Gojek. - Repro

Bisnis.com, JAKARTA – Gojek meluncurkan layanan streaming video berisi film dan serial TV original pada Kamis (26/9/2019). Layanan ini diberi nama GoPlay.

“Dengan Goplay, kami di sini untuk mengisi kesenjangan dan menjembatani jutaan pemirsa seluler Indonesia dengan industry film Indonesia,” ujar CEO Goplay Edy Sulistyo seperti ditulis Reuters, Kamis (26/9).

Edy mengatakan, Gojek melihat bahwa masyarakat Indonesia mengharapkan tontonan lokal dengan kualitas tinggi. Namun, satu-satunya pilihan saat ini adalah menontonnya di bioskop.

Untuk dapat menggunakan layanan Goplay, pengguna harus berlangganan dengan harga Rp89.000,- per bulan.

Kehadiran Goplay akan menjadi saingan bagi layanan streaming video yang sudah ada sebelumnya, seperti Netflix asal Amerika Serikat, Iflix asal Malaysia, dan HOOQ asal Singapura. Ketiganya saat ini terus bersaing untuk meraih pangsa pasar di Indonesia.

Meskipun ketiganya juga sudah diisi oleh konten Indonesia, Edy percaya bahwa kualitas film dan serial TV yang dihadirkan Gojek memiliki keunggulan tersendiri. Salah satunya yaitu dengan hadirnya film-film pendek berdurasi 3-5 menit.

Gojek telah mendapatkan hak streaming untuk ratusan film dan pertunjukan Indonesia terkini. Gojek juga telah meluncurkan studio sendiri tahun lalu sebagai antisipasi platform.

Studio tersebut turut membiayai setidaknya Sembilan film dan serial asli Indonesia, termasuk nominasi Academy Awards 2019 Indonesia Memories of My Body”. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan VICE Indonesia dan perusahaan produksi film Visinema.

Tak hanya fokus pada konten Tanah Air, Edy juga mengungkapkan bahwa Gojek juga telah menandatangani beberapa kontrak dengan perusahaan produksi asing. Kontrak ini dilakukan untuk memberi akses kepustakaan ke perusahaan mereka, termasuk CJ E&M dan SM Entertainment asal Korea Selatan.

“Kami ingin menghabiskan cukup banyak untuk memenuhi permintaan,” lanjutnya. Edy menambahkan, Gojek belum memiliki rencana memperluas Goplay ke luar negeri dalam waktu dekat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gojek

Sumber : Reuters

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top