Kolaborasi NetApp dengan Alibaba Cloud dan Equinix, Dalam Rangka Apa?

NetApp Indonesia mengumumkan kolaborasinya dengan Equinix dan Alibaba Cloud melalui Indonet, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan korporasi terhadap infrastruktur telekomunikasi yang sederhana. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  16:47 WIB
Kolaborasi NetApp dengan Alibaba Cloud dan Equinix, Dalam Rangka Apa?
Ana Sopia, Country Manager, NetApp Indonesia memaparkan materi tentang Cloud di Jakarta, Selasa (20/8/2019). - Bisnis/Leo Dwi Jatmiko

Bisnis.com, JAKARTA — NetApp Indonesia mengumumkan kolaborasinya dengan Equinix dan Alibaba Cloud melalui Indonet, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan korporasi terhadap infrastruktur telekomunikasi yang sederhana. 

Kolaborasi ketiganya menghubungkan NetAppPrivate Storage (NPS) for Cloud, Alibaba Cloud dan Platform Equinix, melahirkan sebuah sistem yang memudahkan pengguna dalam menjalankan aplikasi. 

Di samping itu, kerja sama tersebut membantu pengguna memiliki kendali penuh atas data mereka di berbagai multi-platform komputasi awan.

Sebelum ada kerja sama, pengguna dihadapkan pada pilihan menggunakan data center lokal sepenuhnya atau komputasi awan sepenuhnya, jika menggunakan komputasi awan, proses pengambilan data akan berlangasung cepat, namun keamanannya tidak terjamin.

Kolaborasi juga akan membantu pelanggan untuk memenuhi kebutuhan dalam pengelolaan data seperti keamanan jaringan, latensi, kinerja, dan kepatuhan menjalani aturan terkait pengumpulan data, seperti tertera dalam Peraturan Pemerintah No. 82 (PP82) tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE).

Regulasi tersebut mewajibkan perusahaan di Indonesia agar memiliki data center dan pusat pemulihat data di wilayah Indonesia.

Country Manager NetApp Indonesia, Ana Sopia mengatakan, berdasarkan hasil riset International Data Corporation (IDC) disebutkan bahwa pada 2020, sekitar 30% dari perusahaan di Indonesia akan mengimplementasikan platform multi komputasi awan, sehingga perusahaan dan organisasi yang akan mengadopsi strategi tersebut, harus bisa memaksimalkan kapabilitas komputasi awan dan mengelola aset pribadi pada saat yang bersamaan. 

Dia mengatakan untuk menghadapi tantangan tersebut, hadirnya pilihan cloud platform yang beragam dan kemampuan dalam mengelola data dengan benar menjadi kunci keberhasilan.  "Hybrid Cloud menjadi langkah tepat bagi pebisnis yang ingin bertransformasi secara digital Oleh karena itu, kami menghadirkan NetApp@ Private Storage (NPS) for Cloud dengan berkolaborasi bersama Equinix dan Alibaba Cloud, " jelas Ana di Jakarta, Selasa (20/8/2019). 

Koloborasi NPS for Cloud dengan Equinix dan Alibaba Cloud memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pengguna untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang selalu berubah, seperti menjawab kebutuhan pasar dan membuat produk baru, yang memerlukan fleksibilitas sehingga pengelolaan data dapat dilakukan di mana dan kapan saja. 

NPS for Cloud merupakan solusi multi-cloud yang menawarkan keseimbangan antara sumber komputasi awan publik dan pribadi, untuk mengoptimalkan performa bisnis. 

Bersama Equinix dan Alibaba Cloud melalui Indonet, NPS for Cloud memungkinkan organisasi untuk melakukan beberapa hal seperti, menyesuaikan sumber daya komputasi awan sesuai permintaan dan secara dinamis mengoptimalkan biaya operasional dan modal, menyediakan akses ke data dalam sumber private maupun komputasi publik dengan mudah, meningkatkan efisiensi biaya untuk berbagai beban kerja, mempertahankan kendali penuh atas data, kepatuhan dan mobilitas, serta menerapkan strategi disaster recovery yang dapat menghemat biaya besar.

Sebelumnya, NetApp Indonesia telah melakukan uji coba terhadap NPS for Cloud di Indonesia dengan Alibaba Cloud dan colocation pada Platform Equinix, dengan memberikan kendali sepenuhnya terhadap data bagi para pelanggan.

 Uji coba menunjukkan hasil latensi yang jauh lebih rendah dengan latensi jaringan sebesar 0,39 ms dan latensi disk (dengan pengaturan SAS) sebesar 1,4ms2. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
alibaba

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top