Uber Klaim Selalu Patuh dalam Pelaporan Pajak

M. Richard
Selasa, 4 Juni 2019 | 19:53 WIB
Seorang investor tengah berjalan dengan membawa dokumen IPO Uber di Manhattan, New York. AS (30/4/2019)./Reuters-Jeenah Moon
Seorang investor tengah berjalan dengan membawa dokumen IPO Uber di Manhattan, New York. AS (30/4/2019)./Reuters-Jeenah Moon
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Uber menyatakan bahwa perusahaannya selalu patuh dalam setiap pelaporan pajak, baik kepada otoritas pajak negara bagian maupun asing.

Saat ini, US Internal Revenue Service (IRS) sedang melihat pajak Uber Technologies Inc untuk 2013 dan 2014. Namun, perusahaan berharap agar otoritas memberikan tax benefit yang sebelumnya tidak dapat diakui sekitar US$141 juta. 

Meski tak ada penjelasan lanjutan terkait dengan pemeriksaan kembali laporan pajak tersebut, tetapi Uber menyampaikan perusahaan selalu patuh dalam setiap pelaporan pajaknya, baik kepada otoritas pajak negara bagian maupun asing.

Berdasarkan berita dari laman Reuters, Selasa (4/6/2019), saham Uber ditutup naik 2% pada hari Senin (3/6), dan turun 1% dalam perdagangan premarket hari ini.

Uber adalah yang terbesar dari kelompok startup Silicon Valley yang go public tahun ini dengan latar belakang aksi jual pasar saham global yang dipicu oleh ketegangan perdagangan baru antara Amerika Serikat dan Cina.

Dalam laporan triwulanan pertamanya sebagai perusahaan publik pekan lalu, Uber melaporkan kerugian US$1 miliar karena menghabiskan banyak uang untuk membangun bisnis pengiriman dan pengangkutan makanannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : M. Richard
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper