Transaksi di Gojek Tembus Rp127 Triliun

Deandra Syarizka
Kamis, 11 April 2019 | 17:54 WIB
Ilustrasi helm milik pengemudi Gojek./REUTERS-Beawiharta
Ilustrasi helm milik pengemudi Gojek./REUTERS-Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai transaksi tahunan Gojek menembus US$9 miliar atau sekitar Rp127 triliun sepanjang 2018, yang berasal dari 2 miliar transaksi.

Founder dan Global CEO Gojek Nadiem Makarim mengatakan bahwa pencapaian tersebut adalah buah dari kepercayaan dari pengguna aplikasi, termasuk mitra-mitra Gojek.

“Teknologi Gojek kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. Bahkan istilah gojekin aja saat ini telah menjadi kata kerja yang kerap kita dengar dalam percakapan sehari-hari,” kata Nadiem, Kamis (11/4/2019).

Made with Flourish
Made with Flourish

Gojek mengumumkan bahwa gross transaction value (GTV) Gojek naik 13,5 lipat dari 2016 ke 2018. Pada 2018, GTV Gojek menembus US$9 miliar atau sekitar Rp127 triliun dengan volume transaksi setahun mencapai 2 miliar.

Saat ini, Gojek juga merupakan aplikasi dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbanyak di Indonesia menurut App Annie.

“Data App Annie ini membuktikan penetrasi Gojek sebagai aplikasi anak bangsa mengungguli pemain e-commerce serta pesaing terdekat di Indonesia,” kata Nadiem.

Sebelumnya, perusahaan riset investasi ventura CB Insights menempatkan Gojek sebagai decacorn atau perusahaan rintisan bervaluasi US$10 miliar. Pesaing utama Grab, CB Insights, bervaluasi US$11 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Deandra Syarizka
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper