Mengenal Perbedaan Android One dan Android Go

Ponsel Android One dan Android Go, yang dikendalikan oleh Google dari segi peranti lunak, menjadi lebih menarik bila Anda tidak terlalu tertarik dengan penyesuaian dari vendor
Gombang Nan Cengka | 26 Agustus 2018 14:01 WIB
Logo Android - Google

Bisnis.com, JAKARTA — Label “Android One” dan “Android Go” belakangan ini sering ditemui di bebera ponsel, terutama ponsel pintar di level harga murah.

Kedua versi Android ini memang merupakan sistem operasi yang khusus dikembangkan Google untuk membantu vendor memproduksi ponsel dengan harga terjangkau sehingga semakin banyak penduduk dunia bisa menikmati beragam kemudahan yang tersedia secara digital.

Namun apa sebenarnya perbedaan  ponsel Android One dan Android Go dibandingkan dengan ponsel Android lain?

Meskipun Android dikembangkan oleh Google, vendor ponsel punya kebebasan dan kendali atas sistem operasi yang dipasang dalam produk mereka.

Ini memungkinkan vendor ponsel menambahkan fitur baru yang mungkin tidak ada pada versi Android standar, dan menggunakan antarmuka sendiri sebagai ciri khas vendor tersebut.

Pada kenyataannya, dengan segala penyesuaian yang dilakukannya, para pembuat ponsel tidak begitu sigap memperbarui sistem operasi Android ke versi terbaru. Ini membuat ponsel Android One dan Android Go, yang dikendalikan oleh Google dari segi peranti lunak, menjadi lebih menarik bila Anda tidak terlalu tertarik dengan penyesuaian dari vendor (seperti antarmuka TouchWiz dari Samsung atau MIUI dari Xiaomi).

Android One

Pada awalnya, Android One ditujukan sebagai insiatif Google untuk mendukung ponsel Android dengan harga terjangkau di negara-negara berkembang. Namun, pada saat ini, Android Go sudah mengambil sasaran awal Android One. Pada saat ini, sebutan ponsel Android One sudah bermakna berbeda.

Inisiatif Android One kini lebih diposisikan untuk ponsel kelas menengah dan kelas atas. Tujuannya juga lebih mirip dengan program Google lain yang sekarang sudah berakhir: Nexus.

Ponsel Google Nexus adalah ponsel yang dirancang bersama oleh Google dan pembuat perangkat keras terpilih. Tersedia dalam berbagai kisaran harga, ponsel Nexus memiliki ciri khas sebagai perangkat dengan sistem operasi Android “murni”, dengan aplikasi hanya dari Google, dan dengan jaminan pembaruan sistem tepat waktu.

Android One pada dasarnya meneruskan ciri yang sama dengan Nexus, tetapi pada dasarnya tersedia untuk lebih banyak model ponsel. Google menjamin ponsel Android One akan terus diperbarui sampai 2 tahun sejak pertama kali dirilis.

Pada saat ini, tersedia pilihan model ponsel Android One antara lain dari (Xiaomi (Mi A1, A2 dan A2 Lite) dan Nokia (hampir semua model ponsel pintar  yang dijual di luar China, kecuali Nokia 1).

Android Go

Bisa dibilang Android Go pada saat ini adalah rebranding dari konsep Android One awal.

Pada saat diluncurkan,  Android Go didasarkan pada versi Android 8 (Oreo), tetapi dengan optimisasi untuk perangkat dengan spesifikasi lebih rendah.

Sebagai contoh, Android Go dirancang untuk dapat bekerja dengan RAM 512 MB sampai 1 GB. Selain itu, berbagai aplikasi versi alternatif yang disertakan dengan Android Go menghemat tempat di ponsel dengan kapasitas tempat penyimpanan terbatas (antara 8 sampai 16 GB). Google menyebut bahwa optimisasi yang dilakukan bisa menghemat tempat yang diambil Android menjadi setengahnya.

Pie Versi Go

Android 9 (Pie) juga rencananya akan tersedia dengan versi Android Go.

Versi alternatif aplikasi untuk Android Go adalah Google Go, Google Assistant Go, Gboard Go (aplikasi papan ketik), Maps Go (peta), Gmail Go (surat elektronik), YouTube Go (streaming video).

Selain itu, peramban Chrome akan menggunakan mode penghemat data (Data Saver) secara bawaan.

Ada pula aplikasi yang khusus ditujukan untuk Android Go: Files Go (pengelola berkas) dan Datally. Files Go antara lain memiliki fitur untuk mencari berkas yang mengambil tempat banyak di penyimpanan ponsel. Datally bisa digunakan untuk lebih jauh mengendalikan dan menghemat konsumsi data ponsel.

Berbagai aplikasi lain yang lebih sesuai dengan Android Go, termasuk dari pihak ketiga seperti Skype Lite atau Facebook Lite, bisa ditemukan di toko aplikasi khusus: Google Play Go.

Di Indonesia, pada saat ini Nokia merupakan pembuat ponsel yang sudah merilis ponsel Android Go, lewat Nokia 1.

Meskipun begitu sebenarnya ada beberapa model ponsel lain yang juga merilis ponsel Android Go, seperti Alcatel 1X dan Asus ZenFone Live 1, yang sayangnya sejauh ini tampaknya hanya dijual di luar negeri.  k8

Tag : tips digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top