Lebih Mudah Berbelanja dengan Aplikasi Ponsel Ini

Pada masa lalu, kita mungkin menuliskan barang-barang yang hendak dibeli di atas secarik kertas. Pada masa sekarang, hal ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi ponsel.
Gombang Nan Cengka | 02 Januari 2016 06:33 WIB
Foto ilustrasi pusat perbelanjaan. - Antara

Bisnis,com, JAKARTA -- Daftar belanja selalu membantu bila Anda ingin keluar berbelanja dan harus membeli berbagai jenis barang. Ingatan saja dalam hal ini tidak cukup. Selalu ada kemungkinan yang terlupakan.

Pada masa lalu, kita mungkin menuliskan barang-barang yang hendak dibeli di atas secarik kertas. Pada masa sekarang, hal ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi ponsel.

Kita bisa menggunakan aplikasi catatan atau daftar tugas (to do list) untuk keperluan ini. Aplikasi seperti Google Keep atau Wunderlist bisa dimanfaatkan untuk keperluan berbelanja.

Hanya saja aplikasi seperti ini tidak memiliki beberapa fitur yang bisa dijumpai pada aplikasi yang memang dirancang untuk belanja. Namun, ini mungkin lebih baik digunakan bila Anda enggan memasang aplikasi baru.

GOOGLE KEEP
Pada dasarnya Google Keep adalah aplikasi pengambil catatan. Anda tentunya bisa mencatat daftar belanja sebagai teks biasa, tetapi Google Keep memiliki fitur kotak centang (checkbox) yang lebih cocok untuk daftar belanja. Anda bisa menuliskan daftar barang belanjaan di sini dan mencentang tiap item setelah selesai.

Alternatif lain adalah aplikasi todo list, seperti Wunderlist. Pada Wunderlist, misalnya, kita bisa men ciptakan daftar baru (agar tidak mengotori Inbox), dan menaruh semua item barang belanjaan di sana.

Masalah yang dijumpai pada aplikasi seperti Google Keep atau Wunderlist, terutama bila Anda membeli barang yang sama berkali-kali. Akan merepotkan untuk menulis ulang setiap item setiap Anda ingin berbelanja.

BRING!
Aplikasi ini berguna bila Anda belanja berulang-ulang barang yang sama, seperti belanja rutin bulanan. Bring! menyediakan daftar barang yang bisa dibeli yang kemudian bisa ditambahkan ke dalam daftar ketika akan berbelanja.

Daftar barang-barang yang bisa dibeli ini disusun dalam berbagai kategori. Bila ada barang yang tidak ada di dalam daftar ini, kita bisa menambahkannya sendiri. Barang ini akan digolongkan sebagai “own item”.

Salah satu fitur pentingnya adalah berbagi dengan anggota keluarga lain. Ketika Anda hendak berbelanja, Anda bisa mengirim daftar belanja ke orang yang Anda inginkan.

Pengguna lain ini bisa menambahkan item belanja bila diperlukan.

OUT OF MILK
Aplikasi seperti Bring mungkin terlalu sederhana untuk sebagian orang, terutama yang ingin memperkirakan berapa total harga barang dalam daftar belanja. Bila Anda memerlukan fitur ini, aplikasi seperti Out of Milk mungkin lebih cocok.

Pada aplikasi itu, selain menambahkan daftar barang, Anda bisa mengisi informasi harganya. Dengan demikian, Anda bisa menghitung uang yang perlu dihabiskan.

Selain berfungsi sebagai daftar belanja, Out of Milk juga memiliki fungsi pemantauan stok barang yang masih ada (di dapur, toilet atau tempat lainnya). Ini dilakukan lewat Pantry List.

Anda bisa memasukkan semua barang ke dalam daftar dan memantau keadaannya secara berkala. Bila ada yang sudah hampir habis, Anda bisa menyalin barang itu ke dalam daftar belanja.

Satu fungsi lain, To Do List, membuat aplikasi ini dapat digunakan untuk keperluan yang lebih umum.

Aplikasi ini juga memiliki versi web, yang lebih cocok dibuka di komputer pribadi (PC). Aplikasi web ini memiliki beberapa kelebihan, terutama dalam mengelola daftar.

Membuat daftar belanja mungkin akan lebih nyaman di versi web daripada di ponsel. Anda juga bisa mengimpor dan mengekspor daftar belanja dan daftar dapur dari sini, menggunakan format CSV (comma separated value). Ini memungkinkan Anda membuat daftar tersebut terlebih dahulu menggunakan aplikasi lembar kerja (spreadsheet), lalu mengimpornya ke Out of Milk.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
belanja, belanja online

Sumber : Bisnis Indonesia edisi 2/1/2016

Editor : Setyardi Widodo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top