Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apel & Kentang Jadi Sumber Energi Listrik Untuk Baterai Ponsel

Apel dan kentang ternyata tak sekadar buah dan sayuran. Keduanya bisa menjadi sumber daya listrik untuk mengisi baterai telepon seluler. Tidak percaya? Seniman Caleb Charland asal Inggris sudah membuktikannya.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 16 Mei 2015  |  12:44 WIB
Apel & Kentang Jadi Sumber Energi Listrik Untuk Baterai Ponsel
Apel - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Apel dan kentang ternyata tak sekadar buah dan sayuran. Keduanya bisa menjadi sumber daya listrik untuk mengisi baterai telepon seluler. Tidak percaya? Seniman Caleb Charland asal Inggris sudah membuktikannya.

Dia menyambung deretan apel dan kentang layaknya sirkuit listrik. Lalu dia mencucukkan besi galvanis pada tiap apel dan kentang serta menghubungkannya dengan kabel. Kemudian Charland menyambungkan sirkuit itu pada seuntai kabel pengisi daya ponsel.

“Fenomena elektrikal yang sangat sederhana ini tak henti-hentinya membuat saya kagum,” katanya, seperti dikutip Telegraph.

Hal ini bisa terjadi karena adanya energi dari logam yang menghubungkan apel dan kentang. Seng dari besi galvanis dan tembaga bertindak sebagai elektroda. Sedangkan apel atau kentang bertindak sebagai elektrolit.

Atom dari elektroda seng lantas larut dalam apel atau kentang sebagai ion bermuatan positif. Elektron ini diantarkan melalui kabel yang menghubungkan dua elektroda untuk bergabung dengan ion hidrogen dari apel atau kentang sehingga membentuk gas hidrogen. Aliran elektron inilah yang menciptakan arus listrik.

Eksperimen Charland tersebut patut dicoba kala baterai ponsel kita kehabisan daya dan tak kunjung menemukan alat pengisi baterai. Anda tertarik membuktikannya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi listrik

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top