Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

50.000 Pengguna Media Sosial Minta Personel Slank Berhenti Merokok

Grup Band Slank telah lama menjadi duta Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satu pentolan Slank, Ivanka, mengatakan pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab BBN, tetapi segenap komponen bangsa lainnya.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 13 April 2015  |  13:06 WIB
50.000 Pengguna Media Sosial Minta Personel Slank Berhenti Merokok
Grup band Slank yang terdiri dari Ivanka (dari kiri), Ridho, Bimbim, dan Kaka - Antara/Teresia May

Bisnis.com, JAKARTA – Grup Band Slank telah lama menjadi duta Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satu pentolan Slank, Ivanka, mengatakan pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab BBN, tetapi segenap komponen bangsa lainnya.

Itulah yang dikatakannya dalam sebuah video wawancara eksklusif di paltform media sosial Migme, beberapa waktu lalu.

Kolaborasi Ivan dan Migme pun berlanjut. Kali ini, Migme menyediakan kanal bagi penggunanya untuk meminta pemain bass Slank itu mengurangi kebiasaan menghisap rokok.

“Bukan hanya teman-teman saja yang mendukung untuk berhenti merokok, anak-anak juga. Berhenti merokok itu memang perlu motivasi yang kuat,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (13/4/2015).

Bahkan, para fans Slank atau Slankers di Migme telah mengirimkan mengirimkan 47.619  virtual gift (VG) “No Smoke” buat Ivan. Selain itu, mereka turut menyebarkan tagar #IvanNoSmoke. Ivan pun mengirimkan video berisi ucapan terima kasih untuk merespon semua pesan dan dukungan tersebut.

Mau bantu Ivan berhenti merokok? Silahkan kiram VG dan tagar dukungan di Migme! 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnn slank migme slanker ivanka slank
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top