Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Telekomunikasi: Operator Minta Pemerintah Sediakan Regulasi Kejelasan Usaha

Ketua Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Alexander Rusli mengatakan pertumbuhan industri saat ini berjalan dengan cepat. Oleh karena itu, pelaku usaha membutuhkan naungan regulasi untuk menjamin kejelasan usaha.n
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 21 April 2014  |  22:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA --Operator telekomunikasi meminta pemerintah aktif menyediakan regulasi untuk mendorong pertumbuhan industri.

Ketua Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Alexander Rusli mengatakan pertumbuhan industri saat ini berjalan dengan cepat. Oleh karena itu, pelaku usaha membutuhkan naungan regulasi untuk menjamin kejelasan usaha.

"Di Indonesia kalau tidak ada regulasinya artinya masih belum boleh," ujar Alexander saat memberikan kata sambutan Seminar bertajuk Monetisasi Layanan Data Operator dan Perbankan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (21/4/2014).

Alexander mengatakan kondisi industri telekomunikasi saat ini memang penuh tantangan. Pekerjaan rumah yang harus dilakukan operator bukan lagi soal penetrasi pelanggan seluler. Pasalnya, jumlah pelanggan seluler saat ini sudah melebih jumlah populasi.

Dia melanjutkan, operator harus menggenjot konsumsi data pelanggan dan melakukan diversifikasi bisnis. Namun, investasi yang harus dikeluarkan operator untuk memberikan layanan data juga tidak sedikit, sedangkan margin yang ada belum menguntungkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top