Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Bedakan Samsung Galaxy S4 Asli Versus Palsu

Telepon pintar besutan Samsung yang berbasis Android marak beredar di pasaran dan menjadi incaran berbagai kalangan. Namun, jangan salah, tidak sedikit smartphone khususnya tipe Samsung Galaxy S4 yang dipalsukan. Bagaimana cara membedakan yang asli dan palsu?
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 14 Desember 2013  |  12:20 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, MEDAN--Telepon pintar besutan Samsung yang berbasis Android marak beredar di pasaran dan menjadi incaran berbagai kalangan. Namun, jangan salah, tidak sedikit smartphone khususnya tipe Samsung Galaxy S4 yang dipalsukan. Bagaimana cara membedakan yang asli dan palsu?

Inayat Iman, Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Ditjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan, mengatakan untuk melihat keaslian produk tersebut, konsumen harus memperhatikan terutama dari sisi harga.

Menurutnya, harga handset ini masih dibanderol Rp6 jutaan per unit. Sedangkan ponsel abal-abal atau replika dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan aslinya.

Gadget yang resmi dilengkapi dengan izin dari Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika. Perlu juga dipastikan buku petunjuk manual berbahasa Indonesia dan kartu garansinya.

"Untuk mengenali dari harga sudah ketahuan, di dalamnya ada izin Parpostel, dilihat lagi dari pelabelannya, apakah di dusnya ada dan diimpor oleh siapa," ungkapnya kepada Bisnis di Medan, Kamis (12/12/2013).

Secara tampilan fisik dan fungsi operasi, tidak ada perbedaan berarti antara Samsung Galaxy S4 replika dengan aslinya. Namun, jika dicermati, tentu akan terasa sekali perbedaannya.

Berikut cara membedakan ponsel Samsung Galaxy S4 versus ponsel tiruannya berdasarkan penelusuran Bisnis :

Fisik
Secara sekilas, Samsung Galaxy S4 asli dan palsu seperti tidak ada bedanya. Namun, jika ditelisik lebih jauh Anda akan menemukan perbedaannya.

Galaxy S4 dibekali dengan layar berukuran 5 inci dengan pembatas di sisi kanan dan kiri yang sangat tipis. Namun, pada Galaxy S4 palsu, batas kanan dan kiri layar dibuat lebih lebar dari aslinya sehingga layar utama tereduksi beberapa milimeter.

Kemudian pada tombol home di gadget asli, terbuat dari plastik keras dengan lilitan bingkai berwarna chrome. Letaknya sendiri tidak terlalu jauh dari layar utama. Sedangkan untuk Samsung Galaxy S4 kloningan, ukuran tombol home lebih kecil dan letaknya cukup berjarak dari layar.

Tombol home pada Samsung Galaxy S4 asli bisa dioperasikan dari berbagai sudut dan tidak hanya ditekan pada bagian tengahnya saja masih dapat berooperasi maksimal.

Perlu diperhatikan juga, warna logo Samsung di bagian atas layar, warna dan ukuran LED Flash, sensitifitas layar sentuh, dan tentu saja logo tulisan Samsung bagian depan dan belakang. Untuk yang palsu, logo tercetak secara kasar.

Software
Galaxy S4 asli saat pertama diluncurkan menggunakan sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean. Tidak hanya itu saja, Samsung juga telah melengkapinya dengan TouchWiz atau custom made UI untuk skin Androidnya.

Pada produk kloningan, mayoritas hanya menggunakan maksimal Android seri 4 awal bahkan ada juga yang masih menggunakan Android 2.3 GingerBread, dan tentu tidak ada TouchWiz.

Galaxy S4 dilengkapi dengan segudang aplikasi yang tidak ditemui di manapun bahkan di GooglePlay. Pada produk abal-abal, banyak aplikasi yang tidak dapat dioperasikan dan hanya muncul sebagai tampilan.

Perlu diperhatikan pula internal storage dan kapasitas RAM yang disediakan. Pada produk asli, intenal storage tercantum sebesar 16/32/64GB dan RAM sebesar 2GB. Namun, pada Galaxy S4 palsu, tulisan kapasitas untuk internal storage dan RAM tidak sesuai dengan realitasnya.

Satu hal yang paling menonjol, jika dimasukkan dengan koneksi kartu selular, akan ada penolakan bila Anda memasukkan paket berlangganan data Galaxy. Pasalnya, pihak operator selular hanya mendeteksi handset tersebut sebagai smartphone biasa.

Harga
Sangat mudah untuk mengidentifikasi keaslian produk Samsung Galay S4 asli atau abal-abal adalah dari sisi harga. Mayoritas tipe Samsung Galaxy S4 dijual dengan harga sekitar Rp6 jutaan baik yang bundling maupun tidak.

Sementara produk Samsung Galaxy S4 palsu atau kloningan dari China mayoritas dijual dengan harga jauh dari aslinya. Bahkan di pasaran online, gadget ini dibanderol antara Rp1 jutaan hingga Rp3 jutaan.

Jadi, waspadalah sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah produk. Alangkah baiknya jika dites dulu sebelum membeli perangkat mobile. Terutama, belilah di gerai-gerai resmi yang memastikan keaslian produk Samsung Galaxy S4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung galaxy s4
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top