Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hatta Rajasa: Spektrum Frekuensi Harus Untungkan Negara

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai spektrum frekuensi telekomunikasi harus dimanfaatkan untuk memberikan pendapatan kepada negara, yaitu melalui BUMN telekomunikasi
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 04 November 2013  |  14:13 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai spektrum frekuensi telekomunikasi harus dimanfaatkan untuk memberikan pendapatan kepada negara, yaitu melalui BUMN telekomunikasi.

Oleh karena itu, ujarnya, Axis Telekom tidak bisa serta merta dipindahtangankan ke pihak lain, walaupun operator seluler tersebut nantinya telah berganti kepemilikan.

Dia mengatakan bahwa sesuai dengan undang-undang yang  berlaku, spektrum frekuensi Axis tak bisa serta merta diberikan ke pihak manapun dengan alasan apapun, baik itu asas komersialisasi maupun kerja sama lainnya.

Seperti diketahui PT XL Axiata resmi mengakuisisi PT Axis Telekom melalui kesepakatan jual beli bersyarat (conditional sales purchase aggreement/CSPA). Sebelumnya, Menkominfo Tifatul Sembiring pun setuju dengan konsolidasi tersebut, tetapi dengan koridor peraturan yang jelas.

"Spektrum frekuensi ini sumber daya yang sangat terbatas. Atas alasan apapun, spektrum frekuensi itu  tidak bisa dikomersialkan. Dia  harus mengembalikannya ke pemerintah, yang kemudian baru pemerintah yang mengaturnya," ujar Hatta kepada Bisnis di sela-sela Rapimnas Kadin di Palembang, Sabtu (2/11).

Pernyataan Hatta ini mempertegas aturan yang berlaku di Kominfo dimana pemerintah hanya menyetujui opsi merger, untuk kemudian spektrum frekuensi eks Axis  akan didistribusi ulang secara seimbang dengan mendahulukan kepentingan nasional. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

axis akusisi axis
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top