Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Ad Hoc Tunggu Dokumen, XL Ajukan Perpanjangan

Bisnis.com, JAKARTA-Tim ad hoc yang dibentuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) belum menyerahkan rekomendasi terkait rencana konsolidasi XL dengan Axis kepada Menteri Komunikasi dan Informatika
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 03 Oktober 2013  |  16:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-Tim ad hoc yang dibentuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) belum menyerahkan rekomendasi terkait rencana konsolidasi XL dengan Axis kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Tim masih menunggu XL melengkapi sejumlah dokumen sebagai bagian evaluasi.

"Rabu (2/10/2013) XL dipanggil untuk minta klarifikasi karena surat persetujuan menteri [untuk konsolidasi] berbatas waktu, habis 27 September kemarin," ujar anggota BRTI Ridwan Effendi, Rabu (2/10/2013) malam.

Dia mengatakan XL sudah mengajukan permohonan perpanjangan waktu untuk melengkapi kekurangan dokumen tersebut.

Menurutnya sejumlah dokumen yang belum dilengkapi XL antara lain komitmen pembangunan, kondisi existing jaringan serta prediksi bisnis 10 tahun mendatang.

"Ada beberapa lagi, prinsipnya mirip seperti dokumen waktu beauty contest 3G kemarin," katanya.

Dia menegaskan dokumen tersebut dibutuhkan oleh tim ad hoc sebagai bahan evaluasi untuk memberikan rekomendasi terkait rencana konsolidasi XL dengan Axis kepada Menteri Kominfo.

Sebelumnya tim menargetkan dapat menyerahkan rekomendasi tersebut pada akhir September lalu.

Tak hanya tim ad hoc yang menunggu kelengkapan dokumen dari XL, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebelumnya juga mengaku masih menunggu XL dan Axis melengkapi dokumen terkait rencana konsolidasi kedua operator tersebut.

KPPU menegaskan tanpa kelengkapan dokumen itu pihaknya tidak bisa kami melakukan penilaian atas rencana tersebut.

Sejumlah dokumen yang belum dilengkapi XL antara lain jumlah aset yang akan terkonsolidasi, data pesaing, nilai transaksi selama 3 tahun terakhir dan dokumen administrasi lain seperti anggaran dasar dan rencana bisnis perusahan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hukum KPPU Ahmad Junaidi sebelumnya mengatakan XL sudah mengirim surat untuk berkonsultasi dengan KPPU pada 1 Agustus lalu.

Dia menyebutkan proses penilaian di KPPU jika dokumen sudah dipenuhi akan memakan waktu 90 hari kerja.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

axis xl
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top