Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRTI Belum Rekomendasi, Konsolidasi XL dan Axis Berpotensi Berubah

Bisnis.com, JAKARTA - Konsolidasi XL dan Axis semakin mendekati kenyataan pasca-penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) antara XL dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal)
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 26 September 2013  |  21:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Konsolidasi XL dan Axis semakin mendekati kenyataan pasca-penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) antara XL dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal) di Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Meski begitu urusan pengembalian frekuensi yang masih belum kelar membuat CSPA tersebut berpotensi berubah. Saat dikonfirmasi terkait hal itu Vice President Corporate Communications XL Turina Farouk mengatakan pihaknya belum mengetahui hasil rekomendasi tim ad hoc yang dibentuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Menurutnya skema pengembalian frekuensi 5MHz di spektrum 2,1GHz yang diajukan XL sebelumnya juga masih dibahas. Terkait dengan CSPA yang sudah dibuat sebelum ada keputusan soal pengambalian frekuensi Turina menegaskan pihaknya akan selalu taat apapun keputusan Kominfo.

“Mudah-mudahan Kominfo memberikan yang terbaik,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Bisnis hari ini, Kamis (26/9/2013).

Anggota BRTI Ridwan Effendi menyebutkan rekomendasi terkait rencana konsolidasi XL dengan Axis hingga saat ini belum selesai dibahas. Rekomendasi tersebut rencananya akan diserahkan kepada Menteri Kominfo pada 30 September ini.

Soal penandatanganan CSPA yang dilakukan XL dengan pemilik Axis, Ridwan menyebutkan hal itu semata-mata urusan business to business. Dia menegaskan CSPA tersebut tergantung dari kedua belah pihak. “Pengalokasian frekuensi adalah kewenangan pemerintah, terlepas dari perjanjian bisnis, itu terserah mereka,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

axis xl brti
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top