Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

EMISI ELEKTROMAGNET: Eropa Coba Atasi Melalui Proyek LEXNET

BISNIS.COM, JAKARTA—Sebanyak 17 institusi yang terdiri dari operator telekomunikasi, vendor, pusat penelitian dan institusi akademik di Eropa meluncurkan proyek LEXNET (Low EMF Exposure Future Networks). Proyek ditujukan untuk mengurangi emisi
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 28 Maret 2013  |  22:18 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Sebanyak 17 institusi yang terdiri dari operator telekomunikasi, vendor, pusat penelitian dan institusi akademik di Eropa meluncurkan proyek LEXNET (Low EMF Exposure Future Networks). Proyek ditujukan untuk mengurangi emisi medan elektromagnet dari perangkat komunikasi nirkabel.

Proyek itu diharapkan dapat menemukan mekanisme efektif untuk mengurangi emisi medan elektromagnet hingga 50% tanpa mengganggu kualitas layanan telekomunikasi.

"Sangat penting untuk menemukan inovasi terkati paparan frekuensi radio di berbagai level yang rendah, mulai dari perangkat, arsitektur jaringan, topologi, manajemen dan ketentuan layanan,” ujar Project Manager LEXNET Joe Wiart seperti dilansir website resmi Community Research and Developmenet Information Services Eropa, Kamis (28/3).

Proyek itu akan menentukan indeks global paparan medan elektromagnet untuk mendapatkan informasi dari setiap populasi dalam wilayah dan waktu tertentu.

Proyek itu juga akan mengidentifikasi mekanisme jaringan masa depan, teknologi, arsitektur dan parameter yang memungkinkan pengurangan paparan pada manusia.

Sistem komunikasi nirkabel menggunakan medan elektromagnet dinilai berkembang pesat beberapa waktu terakhir.

Menurut survei Eurobarometer pada 2010 lalu, sebanyak 67% responden di Eropa menganggap kondisi semacam itu berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Proyek LEXNET masuk dalam Seventh Framework Program (FP7) Komisi Eropa. Proyek itu telah diluncurkan pada November 2012 lalu dan akan berlanjut hingga tiga tahun ke depan. (if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan elektromagnet gangguan telekomunikasi bahaya sinyal hape
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top