AOC bidik penjualan monitor tembus 100.000 unit

JAKARTA: Produsen monitor AOC menargetkan penjualan tiga produk monitor LED terbarunya First Class X-Men Series hingga akhir tahun ini mencapai 100.000 unit, seiring dengan target mempertahankan posisinya sebagai vendor terbesar kelima di Indonesia. Tiga
Mochammad Subarkah
Mochammad Subarkah - Bisnis.com 25 September 2011  |  12:10 WIB

JAKARTA: Produsen monitor AOC menargetkan penjualan tiga produk monitor LED terbarunya First Class X-Men Series hingga akhir tahun ini mencapai 100.000 unit, seiring dengan target mempertahankan posisinya sebagai vendor terbesar kelima di Indonesia. Tiga produk terbaru AOC Firs Class X-Men Series tersebut meliputi seri 43, seri 51, dan seri 53, bersamaan dengan pemasarannya yang menggandeng produsen film Twentieth Century Fox Internasional yang memproduksi film X-Men: First Class. Office Development Manager AOC Indonesia Veroniati mengatakan tiga produk terbaru AOC ini diperkirakan mampu memenangkan pasar monitor di Indonesia, di mana memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk lain, terutama lewat desainnya yang sangat tipis hingga 0,9 cm. Menurut dia, meski permintaan terhadap desktop belakangan tercatat sangat fluktuatif (naik-turun), pasar monitor tercatat terus meningkat dengan jumlah pengapalan berbagai produk ini mencapai 178 juta unit pada 2010, naik dari 2009 sebanyak 172 juta unit yang lebih tinggi dari 2008 sebanyak 165 juta unit. Terus meningkatnya penjualan produk monitor itu menyusul keberadaannya yang dinilai sebagai pusat perhatian pengguna, seperti perkembangan produk alat telekomunikasi yang berevolusi untuk memenuhi kebutuhan terhadap layar. “Kami juga melakukan evolusi dengan konsep e-Monitor didukung fitur yang user friendly pada tiga produk terbaru AOC. Kami menargetkan penjualan produk baru ini 100.000 unit sampai akhir tahun,” ujarnya, akhir pekan lalu. Veroniati menuturkan First Class X-Men Series tersebut bakal semakin melengkapi berbagai produk AOC yang telah diluncurkan sebelumnya yang menggunakan teknologi LCD, terlebih dengan 3D pattern retader (PR) yang selangkah lebih maju dari 3D shutter glasess (GS) yang banyak digunakan. Teknologi 3D PR tersebut memiliki keunggulan dalam meminimalkan pergerakan mata konsumen, sehingga lebih nyaman untuk dilihat dan tidak menyebabkan kepala pusing. Dengan berbagai produk monitor yang dimiliki, AOC saat ini berada di peringkat kelima penjualan terbesar di Indonesia setelah Samsung di posisi ke-4, Bend-Q di posisi ke-3, Acer di posisi ke-2, dan peringkat pertama diduduki oleh LG. “Di Indonesia kami masih berada di posisi ke-5, di mana untuk sementara kami masih berusaha mempertahankan itu, baik untuk segmen consumer maupun enterprise. Di sejumlah negara produk AOC sudah berada di posisi yang lebih tinggi seperti di China yang berada di puncak,” jelasnya. Manager Pemasaran AOC Indonesia Dina Bhirawa kerja sama pemasaran dengan Twentieth Century Fox Internasional merupakan langkah yang diambil untuk menunjukkan keunggulan produk AOC dalam memenuhi kebutuhan konsumen dalam hiburan dan gaya hidup. Selain itu, pihaknya juga berusaha untuk memperkenalkan monitor AOC sebagai produk dengan kualitas, fungsi, dan inovasi tinggi untuk semua kalangan, dengan harga yang bersaing. “Aktivitas pemasaran AOC saat ini adalah mengkomunikasikan antara konsumen dengan kualitas terbaik, desain paling tipis, dan didukung kemampuan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup dan hiburan. Selain itu juga didukung garansi penuh selama 3 tahun,” terangnya. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top