Alibaba Cloud Gandeng MediaTek Rilis AI di Smartphone, Bisa Aktif Tanpa Internet

Redaksi
Kamis, 18 April 2024 | 17:27 WIB
Ilustrasi Artificial intelligence/Alibaba Cloud
Ilustrasi Artificial intelligence/Alibaba Cloud
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dua raksasa teknologi, Alibaba Cloud dan MediaTek, menjalin kemitraan untuk menghadirkan kecerdasan buatan (AI) generatif ke dalam ponsel pintar.

Kolaborasi ini membawa kemampuan AI langsung ke genggaman pengguna, memungkinkan perangkat untuk menjalankan tugas AI bahkan tanpa koneksi internet.

Head of Business Development di Qwen team, Xu Dong mengatakan ini membuka pintu bagi ponsel pintar untuk melakukan tugas-tugas cerdas seperti menjawab pertanyaan secara cepat dan tepat, tanpa tergantung pada koneksi internet yang stabil.

Perkembangan ini bukan hanya tentang memperluas aksesibilitas AI, tetapi juga tentang menghadirkan teknologi yang dulunya terbatas pada pusat data ke dalam gawai yang lebih kecil.

Xu memperkirakan hingga akhir tahun ini, akan ada lebih dari 240 juta ponsel pintar dan 54,5 juta PC yang akan dilengkapi dengan kemampuan AI generatif.

"Kami ingin memberikan lebih banyak kesempatan kepada para pengembang untuk menciptakan aplikasi AI inovatif dan mudah digunakan, sehingga pengguna di seluruh dunia bisa merasakan manfaat dari AI generatif," kata Xu Dong dikutip Kamis (18/4/2024).

Peralihan ini juga didorong oleh munculnya model bahasa yang lebih kecil dan efisien secara komputasi.

Alibaba Cloud telah merilis versi open source dari model bahasa dengan parameter 1,8 miliar, Qwen-1.8B, yang dioptimalkan untuk perangkat yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan aplikasi AI untuk berjalan lancar di ponsel pintar dengan sumber daya terbatas.

Tantangan integrasi AI di perangkat genggam di atasi melalui kerja sama antara Alibaba Cloud dan MediaTek.

Mereka berfokus pada optimasi ukuran model, optimasi inferensi, dan penyimpanan untuk mencapai keseimbangan antara akurasi model, efektivitas biaya, dan efisiensi energi.

Melalui chipset MediaTek Dimensity 9300, model Qwen dengan parameter 1,8 miliar dapat mencapai kinerja terdepan dalam industri dengan konsumsi daya yang rendah dan sanggup menggunakan kurang dari 30% CPU dan 2 GB RAM dalam proses inferensi AI sambil mencapai lebih dari 20 token per detik.

Untuk mempercepat adopsi AI generatif di pasar ponsel pintar, Alibaba Cloud dan MediaTek akan merilis paket pengembangan perangkat lunak. Ini memungkinkan produsen untuk menyematkan fitur-fitur AI generatif pada perangkat mereka dan melatih model untuk fitur AI yang lebih canggih.

Kerja sama ini bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru ke pasar, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang diperlukan untuk mendukung masa depan AI. Dengan integrasi Qwen dan Dimensity, para pengembang akan mendapatkan alat yang mereka butuhkan untuk menciptakan solusi AI inovatif.

"Memfasilitasi implementasi AI generatif secara menyeluruh, serta pengembangan cepat dari aplikasi AI dan ekosistem agen AI, akan memberikan pengalaman produk yang lebih menarik bagi para pengguna," kata Deputy General Manager di MediaTek Wireless Communications Business Unit, Dr. Yenchi Lee. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper