Perintah Jokowi, Luhut Pandjaitan Jadi "Buldozer" Golkan Investasi Apple

Akbar Evandio
Rabu, 17 April 2024 | 14:53 WIB
CEO Apple Inc. Tim Cook memeberikan keterangan pers dengan didampingi oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi usai bertemu usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Rabu (17/4/2024). JIBI/Akbar Evandio
CEO Apple Inc. Tim Cook memeberikan keterangan pers dengan didampingi oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi usai bertemu usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Rabu (17/4/2024). JIBI/Akbar Evandio
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk memuluskan rencana investasi dari Apple Inc. di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita usai menemani pertemuan CEO Apple Tim Cook dengan Kepala Negara di Istana Merdeka, Rabu (17/4/2024).

Dia menekankan dari pertemuan itu, Apple disebut berminat menaruh investasi di Indonesia. Sehingga, Luhut akan ditunjuk sebagai koordinator untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Presiden sudah menugaskan pak Luhut sebagai koordinator semuanya," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (17/4/2024).

Lebih lanjut, dia mengamini bahwa Tim Cook menaruh minat untuk membangun industri manufaktur di Indonesia melalui dua opsi. Pertama dengan membangun pabrik secara mandiri atau opsi kedua adalah menggunakan komponen yang sudah diproduksi di Indonesia tetapi dengan penyesuaian spesifikasi.

Oleh sebab itu, dia melanjutkan bahwa pemerintah saat ini sedang menjajaki kemungkinan agar Indonesia bisa menjadi salah satu bagian dari rantai pasok produk Apple di pasar lokal dan global.

 "As a global player itu sangat penting bagi kita buat semua fasilitas produksinya bisa diekspor. Itu yang tadi dibicarakan. Jadi jawabannya sangat simple, nilai tambah, nilai tambah harus ada di Indonesia, penyerapan tenaga kerjanya juga harus ada di Indonesia," tandas Agus. 

Setali tiga uang, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa orang nomor satu di Indonesia itu juga meminta agar komponen yang berada dalam ponsel pintar Apple diperbanyak.

Penyebabnya, Budi menekankan hingga saat ini, Indonesia barus bisa memproduksi dua dari total 360 komponen yang berada dalam iPhone. Mengingat negara tetangga seperti Vietnam sudah menyetor sekitar 72 komponen untuk satu unit iPhone.

Oleh sebab itu, Budi Arie menjelaskan Jokowi meminta kepada Tim Cook agar jumlah komponen asal Indonesia dalam iPhone juga diperbanyak.

"Pak Presiden juga sudah minta ke Tim Cook kalau bisa lebih banyak lagi komponen dari Apple ini yg dibuat di Indonesia. Makanya isunya global supply chain, makin banyak komponen satu produk dari Indonesia makin bagus buat nilai tambah," pungkas Budi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper