USB Type A vs USB Type C: Perbedaan, Fungsi dan Kecepatan Transfer Data

Redaksi
Senin, 4 Maret 2024 | 09:40 WIB
Kabel USB Type C/dok platform X
Kabel USB Type C/dok platform X
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kabel USB dan port adalah salah satu jenis konektor paling umum untuk perangkat sehari-hari seperti komputer, smartphone, tablet, smart TV, receiver A/V, konsol gim, dan banyak komponen lainnya.

Dirancang untuk transmisi data dan kemampuan pengisian daya, saat ini ada dua jenis kabel dan port USB utama: USB-A dan USB-C. Lantas apa perbedaan keduanya? 

Berbicara tentang transfer data, pengisian daya, dan fitur lainnya yang berguna, ada beberapa perbedaan antara USB-A dan USB-C. Oleh karena itu, Bisnis merangkum dari berbagai sumber untuk menjelaskan apa persamaan dan perbedaan keduanya.

USB type A

Koneksi USB Type A mengacu pada desain fisik dari port USB. Setiap koneksi USB terdiri dari port di perangkat host, kabel penghubung, dan perangkat penerima. USB-A adalah desain port host USB tradisional dan salah satu yang paling mudah dikenali pada perangkat.


USB Type A telah berkembang hingga versi 3.0, yang dikenal sebagai USB 3.0 dengan transfer data yang lebih cepat. Port USB A versi 3.0 umumnya berwarna biru, sedangkan versi mini dan mikro disebut Mini Type-A dan Micro Type-A. Meskipun ada versi dengan kecepatan transfer yang lebih tinggi, USB Type A yang paling umum digunakan adalah USB 2.0, yang masih menjadi standar untuk banyak perangkat komputer saat ini.

USB type C

USB-C merupakan jenis port yang lebih baru, resmi diumumkan pada tahun 2014, meskipun butuh beberapa tahun bagi port tersebut untuk mencapai perangkat konsumen secara luas, seperti yang kita lihat saat ini. Dirancang untuk mengatasi banyak masalah port USB-A yang lama, USB-C adalah jenis port USB yang sepenuhnya baru.

Salah satu kelebihan dari USB type C adalah penggunaan yang dapat digunakan dari sisi mana pun, karena kepalaya yang memiliki satu bentuk sesuai port. 

USB-C merupakan jenis port yang lebih baru, resmi diumumkan pada tahun 2014, meskipun butuh beberapa tahun bagi port tersebut untuk mencapai perangkat konsumen secara luas, seperti yang kita lihat saat ini. Dirancang untuk mengatasi banyak masalah port USB-A yang lama, USB-C adalah jenis port USB yang sepenuhnya baru.

Mana yang lebih baik?

Dengan standar data yang tepat, koneksi USB-C jauh lebih cepat dan lebih serbaguna dibandingkan dengan USB-A. Seiring waktu, Anda dapat mengharapkan koneksi USB-C menggantikan semua koneksi USB-A yang lebih lama dan port lainnya. Namun, pergantian ini mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun.

Saat ini, koneksi USB-A masih muncul bersama konektor USB tipe C di banyak komputer, terutama untuk menangani masalah kompatibilitas. Orang mungkin masih memiliki perangkat lama, termasuk smartphone, TV, keyboard, dan banyak perangkat tambahan yang membutuhkan koneksi USB-A/B.

Sebagian besar orang tidak ingin membeli adaptor untuk membuat USB-C kompatibel dengan perangkat mereka. Seiring penggunaan perangkat-perangkat lama ini memudar, USB-C akan menjadi port yang menjadi pilihan yang semua orang dan kita sudah melihat hal ini terjadi di beberapa sektor. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper