ARPU Indosat (ISAT) Tumbuh 5,3% YoY, Tembus Rp35.600 Sepanjang 2023

Leo Dwi Jatmiko
Rabu, 7 Februari 2024 | 17:03 WIB
Logo Indosat/dok. Indosat
Logo Indosat/dok. Indosat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) mencatat rata-rata pendapatan yang dibukukan perusahaan per pelanggan (average revenue per user/ARPU) sepanjang 2023 mencapai Rp35.600 atau naik 5,3% dibandingkan dengan 2022 yang sebesar Rp33.900. 

Adapun jika diperinci, ARPU pascabayar Indosat tumbuh sebesar 9,1% secara tahunan dari Rp68.200 pada 2022 menjadi Rp74.400 pada 2023.

Pertumbuhan ARPU Pascabayar lebih tinggi ketimbang pertumbuhan ARPU prabayar yang hanya sebesar 5,2%. Indosat mencatat pada 2022 ARPU Prabayar sebesar Rp33.000 meningkat menjadi Rp35.000 pada 2023. 

Pertumbuhan ARPU yang dibukukan perusahaan didorong oleh strategi Indosat yang berfokus pada akuisisi pelanggan berkelanjutan dengan meningkatkan harga kartu SIM baru pada awal 2023. 

Namun, dampak dari strategi tersebut adalah berkurangnya jumlah pelanggan Indosat sebesar 3,4% atau sekitar 4,4 juta pelanggan secara tahunan. Jumlah pelanggan yang dilayani Indosat turun dari 102,2 juta pada 2022 menjadi 98,8 juta. 

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan perusahaan juga mencatatkan peningkatan skor Customer Satisfaction (CSAT) IM3 yang naik 4 poin YoY menjadi 84.1, sedangkan CSAT Tri turut naik 3 poin YoY menjadi 84.0. 

“Hasil ini menunjukkan keberhasilan strategi Go-to-Market Indosat dan mencerminkan pengalaman mengesankan atau marvelous experience yang diberikan Perusahaan kepada pelanggan,” kata Vikram, dikutip Rabu (7/2/2024). 

Mengenai belanja modal, Indosat tercatat telah menggelontorkan sebesar Rp12,7 triliun yang sebagian besar digunakan untuk pengembangan bisnis selular serta perluasan jangkauan jaringan hingga ke daerah pedesaan dan terpencil. 

Tidak hanya itu, Perusahaan terus melakukan berbagai kerja sama strategis dengan berbagai mitra berskala global, mulai dari peluncuran pusat pameran inovasi, Indosat Marvelous Xperience (MX) Center, hingga kerja sama strategis dalam pengelolaan pusat data berteknologi tinggi.

Dalam perjalanan menuju perusahaan teknologi, Indosat juga terus mengembangkan layanan internet fixed broadband, termasuk melalui akuisisi sejumlah pelanggan aset milik MNC Play dalam rangka mempertegas langkahnya di bisnis Home Broadband (HBB). 

Perusahaan mencatat kenaikan jumlah pelanggan HBB menjadi 336.900 pelanggan pada akhir 2023. Sedangkan pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU) aplikasi milik Indosat, myIM3 dan bima+ turut meningkat pesat sebanyak 8,6 juta YoY menjadi 37,7 juta pengguna.

“Hal ini mencerminkan potensi bisnis digital yang menjanjikan,” kata Vikram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper