Menkominfo: Jokowi Segera Resmikan 4.988 Unit BTS

Crysania Suhartanto
Jumat, 22 Desember 2023 | 16:30 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan jaringan base transceiver station (BTS)
Petugas melakukan pemeriksaan jaringan base transceiver station (BTS)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan meresmikan pengoperasian 4.988 unit base transceiver station (BTS) di Talaud, Sulawesi Utara pada 28 Desember 2023.

Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan peresmian tersebut akan dilakukan bersamaan dengan peresmian satelit Satria-1. Namun, memang tidak dilakukan di hari yang sama.

“Jadi pokoknya Presiden mengoperasikan peresmian BTS 4G Bakti Kemenkominfo tanggal 28 Desember 2023 di Talaud, Sulawesi Utara,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (22/12/2023).

Dengan demikian, hampir semua BTS yang sempat terkena skandal dan ditargetkan rampung pada 2024, sudah selesai dibangun. Diketahui, secara total masih ada 630 BTS yang masih akan diselesaikan menyusul.

Menurut Budi, sejumlah pembangunan BTS menjadi molor karena pertimbangan keamanan serta faktor geografi yang sulit untuk dijangkau.

Oleh karena itu, Budi masih akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah untuk menemukan solusi penyelesaian pembangunan tersebut.

Kendati demikian, Budi memastikan Bakti masih akan menambah pembanguinan infrastruktur BTS di Indonesia. Menurutnya, Indonesia masih terlalu luas, sehingga BTS yang sudah dibangun selama ini dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan internet masyarakat Indonesia.

“Indonesia masih terlalu luas, nanti masih ada yang kurang itu yang di Papua ada sekian itu dibangun lagi. Yang penting ini yang kemarin terkendala masalah hukum bisa kita selesaikan,” ujar Budi.

Selain itu, Budi juga mengatakan timnya akan mengkaji kebutuhan internet di Indonesia.

Menurutnya, jika keberadaan BTS dan Satria-1 kurang untuk meningkatkan kecepatan internet di Indonesia, Kemenkominfo akan mempertimbangkan untuk meluncurkan Satria-2.

Budi mengatakan semua pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk satu tujuan yang pasti, yakni internet Indonesia yang merata. Menurutnya, saat ini kecepatan internet di Indonesia masih cukup lambat.

Berdasarkan laporan terbaru dari Speedtest Global Index, kecepatan internet di Indonesia berada di peringkat 98 secara global. Dengan demikian, Indonesia turun tiga peringkat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Dari segmen mobile, terjadi penurunan dalam melakukan download dari 24,22 Mbps pada Agustus menjadi 23,98 Mbps pada September 2023. Selain itu, kecepatan dalam melakukan upload juga mengalami penurunan dari 13,50 Mbps menjadi 13,33 Mbps.

Kendati demikian, dari segi latensi, internet Indonesia justru mengalami percepatan dari 28ms menjadi 26 ms.

Padahal, pada periode yang sama, kecepatan internet global justru mengalami peningkatan. Pada September 2023, kecepatan download internet global naik dari 43,19 Mbps menjadi 47,82 Mbps.

Selain itu, kecepatan upload naik dari 10,22 Mbps ke 10,87 Mbps. Sementara latensi juga mengalami kenaikan dari 28 ms ke 27 ms.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper