Produsen iPhone Foxconn Sukses Luncurkan Satelit LEO, Bidik Pasar Korporat

Crysania Suhartanto
Minggu, 12 November 2023 | 14:39 WIB
Pabrik iPhone terbesar di dunia di Kota Zhengzhou China milik Foxconn./Bloomberg
Pabrik iPhone terbesar di dunia di Kota Zhengzhou China milik Foxconn./Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen elektronik asal Taiwan yang juga menjadi penyokong utama iPhone Foxconn meluncurkan dua satelit orbit rendah (low earth orbit/LEO) buatan mereka. Belum diketahui dampaknya terhadap smartphone milik Apple. 

Dua satelit LEO ini lepas landas dengan roket SpaceX milik Elon Musk di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vredeburg di California pada Sabtu (11/11/2023).

Diketahui, satelit yang dikembangkan bersama dengan Universitas Pusat Nasional Taiwan memiliki ukuran sebesar ransel dan berat 9 kilogram. Kemudian, bersama dengan satelit, adapula diterbangkan kamera, perangkat komunikasi, dan perlengkapan lainnya.

Nantinya satelit ini akan memutari Bumi setiap 96 menit dan berada di ketinggian 520 kilometer di atas permukaan laut. 

Adapun peluncuran inipun menjadi momen yang cukup bersejarah bagi Foxconn, karena menjadi bukti adanya diversifikasi ke sektor-sektor baru.

Lebih lanjut, Foxconn pun optimistis dapat terus mengekspansi bisnisnya, terutama membuat satelit untuk klien korporat dan pemerintah. 

Sebagai informasi, sejak bos Foxconn berganti pada 2019 menjadi Young Liu, perusahaan ini telah banyak melakukan divesifikasi produk. 

Mulai dari kendaraan listrik, kesehatan, robotik, teknologi kecerdasan buatan, semikonduktor, hingga satelit telekomunikasi.

Menurut Young, hal ini dilakukannya guna menyelamatkan perusahaan di tengah industri yang sedang tidak menentu.

Diketahui, pendapatan perusahaan swasta terbesar ketiga di dunia ini tengah mengalami penurunan 6% menjadi US$192 miliar atau sekitar Rp3.013 triliun pada 2023. 

“Saya perlu menemukan sesuatu agar perusahaan dapat tumbuh dalam 10, 15 tahun ke depan,” kata Liu dalam wawancara dengan Bloomberg Businessweek.

Dikutip dari Mordor Intelligence, pangsa pasar satelit LEO di dunia akan mencapai US$157,46 miliar dan akan meningkat menjadi US$284,39 miliar pada 2029.

Adapun saat ini Foxconn juga harus berebut pasar dengan sejumlah perusahaan yang sudah lebih dulu bermain di dunia satelit LEO, seperti Airbus SE, China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC), Lockheed Martin Corporation, serta ROSCOSMOS and Space Exploration Technologies Corp. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper