Integrasi Jaringan Indosat-Tri Indonesia Selesai Juni 2023

Leo Dwi Jatmiko
Senin, 12 Desember 2022 | 12:57 WIB
Karyawan beraktivitas di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan beraktivitas di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison akan melanjutkan penataan jaringan di sejumlah wilayah pada tahun depan. Gabungan perusahaan Indosat dan Tri Indonesia itu berharap proses integrasi jaringan akan selesai pada Juni 2022.

Direktur & Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Danny Buldansyah mengatakan perseroan akan melanjutkan pengintegrasian jaringan pada tahun depan. Hingga Desember 2022, sebagian besar jaringan Indosat-Tri yang tumpang tindih, telah ditata dengan baik dan terintegrasi. 

Penataan akan dilanjutkan agar layanan yang diberikan perseroan kepada pelanggan dapat makin optimal, dan juga terjadi efisiensi di perusahaan. Danny memperkirakan integrasi jaringan Indosat-Tri akan rampung pada Maret-Juni 2022. 

“Akan terjadi perluasan jaringan dengan integrasi. [Arah pengembangan] masih digodok lebih dahulu,” kata Danny kepada Bisnis.com, Senin (12/12/2022). 

Sebelumnya berdasarkan catatan Bisnis.com, terdapat sekitar 18.000 titik yang menjadi titik persinggungan jaringan milik Tri dan Indosat. Dengan efisiensi, nantinya hanya ada satu jaringan untuk melayani dua produk di satu titik. 

Sementara, Anggota Dewan Pengawas Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Bambang Prastowo mengatakan kemungkinan perampingan titik tidak akan berdampak pada efisiensi karena biasanya kontrak sewa menara antara operator seluler dengan penyedia menara mengikat dalam jangka waktu lama sekitar di atas 5 tahun. 

Penataan jaringan lanjutnya, tidak serta merta membuat bisnis menara meredup karena jumlah menara yang disewa berkurang, melainkan bertambah. 

“Sewa menara pasti akan bertambah. Dengan menutup titik di cakupan yang sama maka bujet akan digunakan untuk perluasan cakupan di titik-titik lain,” kata Bambang. 

Senada, Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan pengintegrasian jaringan akan memberikan berkah bagi para pemain menara. Penyedia menara telekomunikasi akan mendapat permintaan sewa menara di daerah-daerah belum tersedia layanan Indosat-Tri. 

Tidak hanya itu, para pemain menara juga berpeluang diuntungkan tahun depan sejalan dengan program pemadaman jaringan 3G yang gencar dilakukan operator seluler. 

“Karena operator akan bermigrasi ke 4G, 4G+ ataupun 5G, sehingga akan ada peluang baru dengan optimasi jumlah operator yang bisa menyewa,” kata Ian. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper