Indosat Pastikan Jaringannya Kembali Normal Pascaerupsi Semeru

Rahmi Yati
Selasa, 6 Desember 2022 | 11:26 WIB
Seorang warga mengangkut barang yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang hancur akibat erupsi gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Luncuran awan panas akibat letusan gunung Semeru mengakibatkan puluhan rumah di dua kecamatan rusak dan delapan kecamatan terdampak abu vulkanik. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc
Seorang warga mengangkut barang yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang hancur akibat erupsi gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Luncuran awan panas akibat letusan gunung Semeru mengakibatkan puluhan rumah di dua kecamatan rusak dan delapan kecamatan terdampak abu vulkanik. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan secara keseluruhan jaringannya yang berada di wilayah Lumajang, Jawa Timur kembali normal pascaadanya erupsi Gunung Semeru.

SVP Head of Corporate Communications IOH Steve Saerang mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak menyelesaikan kendala yang terjadi termasuk menyalurkan bantuan kepada lebih dari 2.000 masyarakat sekitar yang terpaksa harus mengungsi.

"Secara umum kondisi jaringan IOH di wilayah Lumajang adalah dalam kondisi normal meskipun sebagian pelanggan sempat merasakan kendala karena 7 sites kami di wilayah yang paling terdampak erupsi Gunung Semeru mengalami kendala pasokan listrik," kata Steve kepada Bisnis, Selasa (6/12/2022).

Kendati begitu, dia mengingatkan kepada pelanggan yang berada di sekitar wilayah Lumajang dan masih mengalami kendala dalam menggunakan layanan IOH, agar menghubungi berbagai saluran layanan pelanggan IM3 dan Tri supaya segera dibantu penanganannya.

"IOH senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman terbaik dalam memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital pelanggan," tegasnya.

Sebelumnya, erupsi Gunung Semeru turut berdampak pada infrastruktur telekomunikasi, di antaranya BTS milik Indosat Ooredoo Hutchison dan Smartfren dilaporkan mengalami gangguan (down).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring terhadap dampak bencana erupsi Gunung Semeru terhadap infrastruktur telekomunikasi.

"Berdasarkan status per 5 Desember 2022 pukul 10.00 WIB, dilaporkan 1 site Indosat Ooredoo Hutchison tepatnya di Supit Urang yang down," kata Usman kepada Bisnis, Senin (5/12/2022).

Usman menjelaskan, site yang terdampak ini merupakan wilayah yang paling dekat dan paling tinggi di Semeru. Namun, berapa jumlah infrastruktur atau BTS yang terdampak belum bisa dipastikan mengingat lokasi tersebut belum bisa diakses.

"Belum bisa dicek karena lokasi belum bisa diakses karena masih diisolir," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper