Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Modus Penipuan Siber Berkedok Kurir Paket, Saldo Rekening Bisa Ludes!

Masyarakat harap waspada terhadap modus penipuan siber berkedok pesan dari kurir paket karena mengandung file APK yang berbahaya.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  15:24 WIB
Modus Penipuan Siber Berkedok Kurir Paket, Saldo Rekening Bisa Ludes!
Ilustrasi jasa kurir
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Media sosial dihebohkan dengan adanya postingan yang menunjukkan insiden penipuan siber baru berkedok pengiriman paket oleh kurir ekspedisi.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, akun @evan_neri.tftt mengatakan ini merupakan modus kejahatan siber baru. Pasalnya, pelaku berpura-pura dari jasa ekspedisi lalu mengirimkan file dengan ekstensi APK.

"Kalau tidak jeli dan hanya melihat judul file, bakal terkecoh pingin nge-klik dan unduh file-nya," tulisnya sembari mengunggah foto tangkapan layar berisi chat dari pelaku dengan sebuah lampiran file.

Dalam lampiran itu, terlihat jenis file adalah APK dengan nama file tertulis 'LIHAT Foto Paket'.

Sedangkan pemilik akun tersebut menjelaskan file dengan ekstensi APK adalah aplikasi yang berjalan untuk OS Android yang biasa digunakan untuk mendistribusikan dan memasang software.

"Dalam kasus ini korban terlanjur mengunduh file tsb. Dan tanpa diketahui korban, saldo BRIMO ludes. Korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user maupun password pada situs lain," tambah akun @evan_neri.tftt.

Dia menambahkan, dari beberapa cerita korban dengan modus serupa, kebanyakan mengaku awalnya tidak terjadi apa-apa setelah mereka meng-klik unduh APK.

Namun selang beberapa jam setelahnya, tiba-tiba ada pemberitahuan SM bahwa ada saldo yang keluar bahkan ludes.

"Sangat besar kemungkinan memang ini adalah jenis malware RAT [Remote Administrator Tool]. Cara kerjanya meremote HP korban dari jarak jauh dan beroperasi di balik layar," imbuhnya.

Sementara itu salah satu ekspedisi yakni J&T Express, meminta masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan mereka.

Perusahaan juga meminta agar masyarakat berhati-hati dengan modus aktivasi nomor resi/ cetak resi melalui transfer m-banking ataupun virtual account. J&T Express juga tidak pernah menagihkan biaya tambahan saat proses pengiriman berlangsung.

"Sprinter J&T Express tidak pernah meminta J&T Friends untuk mengunduh aplikasi melalui Whatsapp atau chat. Aplikasi resmi kami hanya ada di App Store dan Play Store dengan nama pencarian 'J&T Express'," tulis J&T Express di akun Instagramnya, dikutip Senin (5/12/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penipuan Penipuan Online jasa kurir kurir
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top