Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Banyak Kolaborasi Tercipta, HUB.ID Accelerator Berlanjut Tahun Depan

Banyak kolaborasi tercipta antara Mitra Bisnis dan Startup Digital, sebanyak 24 Startup yang masuk dalam HUB.ID Accelerator terbukti layak secara bisnis.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 09 November 2022  |  10:51 WIB
Banyak Kolaborasi Tercipta, HUB.ID Accelerator Berlanjut Tahun Depan
Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate bersama para peserta Demo Day HUB.ID di Hotel Shangri La, Jakarta pada 7 Oktober 2022. Pada Demo Day HUB.ID 2022 sebanyak 24 startup digital terpilih HUB.ID Accelerator 2022 melakukan presentasi di hadapan para investor dan mitra bisnis - Doc. Kominfo.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA –  Setelah 4 bulan digelar, HUB.ID telah berkontribusi positif mengembangkan ekosistem digital nasional melalui peningkatan kapasitas startup di tanah air. Tahun 2022 ini, sebanyak 24 Startup yang masuk dalam HUB.ID Accelerator tidak hanya hadir sebagai layanan solusi, tetapi juga terbukti layak secara bisnis.

Program HUB.ID Accelerator 2022 merupakan program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam membantu meningkatkan akses pendanaan, kerja sama bisnis, dan jenis kemitraan lainnya bagi startup melalui program business mentoring, business matchmaking, dan networking session dengan investor, BUMN, korporasi, serta sektor pemerintah. Dalam serangkaian program tersebut telah tercipta 144 pertemuan bisnis dari networking session di daerah, 138 pertemuan bisnis dari business matchmaking di Jakarta yang juga melibatkan 34 mitra, termasuk 4 perwakilan pemerintah, dan 30 perwakilan industri.

Bagi pelaku startup, program HUB.ID menjadi batu loncatan untuk bisa naik kelas menjadi startup yang lebih profesional. Pasalnya, melalui HUB.ID, pelaku startup telah mengasah soft skill dan meningkatkan kapasitas diri dengan mendapatkan pendampingan dari para mentor ahli yang berpengalaman. Ada Markus Rahardja (CIO BRI Ventures), Hendra Kwik (CEO Fazz Financial), Rama Raditya (CEO Qlue), Marshall Pribady (CEO PrivyID), Eric Dharma (President Waresix) dan William Gozali (Head Insignia). Selain itu, ada juga Arip Tirta (President Evermos), Kenneth Li (Partner MDI SG), Pamitra Wineka (CEO TaniHub,) dan Aldi Hartanto (Partner Arise Fund). Selain 10 mentor yang disebutkan di atas, HUB.ID Accelerator 2022 juga menghadirkan Resident Mentor, yaitu Sukan Makmuri (Ex-CTO Kudo, UangTeman, dan Kaskus) dan Norman Sasono (CTO Dana).

Foto: Aktivitas Business Matchmaking HUB.ID Accelerator 2022

Sebelum akhirnya 24 Startup mendapatkan kesempatan melakukan presentasi di hadapan para investor dan mitra bisnis yang hadir dalam acara Demo Day HUB.ID 2022, seluruh startup digital difasilitasi mengikuti Pitching Training secara daring dengan menghadirkan pitch trainer kenamaan, Peter Browne. Para startup mengikuti sesi online masterclass selama 3 jam dan 1-on-1 coaching selama 30 menit. Sebelumnya Peter Browne telah melatih lebih dari 750 pendiri startup di Asia dan Australia dalam mengembangkan dan menyampaikan Investor Pitch mereka kepada lebih dari 1.000 audiens secara langsung dan 2.000 audiens secara online.

Kemampuan presentasi dan pitch deck ini menjadi salah satu poin vital untuk menggaet mitra bisnis dan investor. Pada acara Demo Day HUB.ID 2022, pelaku startup berkesempatan untuk mendapatkan investor atau akses pendanaan. Kini HUB.ID Accelerator 2022 telah sampai ke tahap akhir yaitu Global Immersion. Dalam kesempatan ini, 5 startup terpilih dari batch 2022 telah berjejaring serta mencari peluang bisnis dengan perusahaan teknologi dan investor di Amerika Serikat melalui keikutsertaan dalam TechCrunch Disrupt 2022, acara startup exhibition berskala global di Silicon Valley, Amerika Serikat pada tanggal 18 sampai 20 Oktober 2022.

Adapun 5 startup terpilih yang diberangkatkan mewakili HUB.ID Accelerator 2022 adalah Verihubs dari vertical business Financial Services, PasarMIKRO dari vertical business Agri & Aquaculture, Kecilin dari vertical business B2B/Enterprise Solution /Govtech, Quipster dari vertical business Logistics dan Looyal dari vertical business SME Enabler.

Menteri Kominfo, Johnny G. Plate mengatakan bahwa Kominfo terus mendorong perusahaan rintisan (startup) lokal terus bertumbuh dengan daya tahan bisnis lebih kuat. Startup kuat, paparnya, bukan hanya soal pangsa pasar atau meningkatkan valuasi tetapi juga harus mampu tumbuh secara bisnis dengan daya tahan yang kuat.

Johnny melanjutkan, meski pada tahun 2023 dikhawatirkan akan terjadi resesi global yang mengakibatkan ketidakpastian pada lini sektor bisnis, tetapi pemerintah akan selalu bertahan dan mengembangkan potensi bisnis.

“Kementerian Kominfo akan terus memberikan komitmen agar startup lokal tumbuh berkembang. Dengan adanya HUB.ID Accelerator ini, yang mampu meningkatkan semangat dan kolaborasi, untuk menghasilkan terobosan baru melalui platform business matchmaking,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada 2022 sebanyak 24 startup yang terpilih untuk mengikuti program HUB.ID Accelerator 2022. Startup pilihan itu antara lain PasarMikro, Kecilin, Nodeflux, Eratani, Ayo Kenalin, Quipster, Avter, ProSehat, Yippy, Jasa Connect, Amtiss, Prospero, Grouu, Rakamin Academy, Jwalaku, Tumbasin, Djoin, MallSampah, Looyal,Verihubs, MileApp, Prieds, Amoda, dan Finku.

Foto: Konsulat Jenderal RI - San Francisco, Prasetyo Hadi menyambut Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, I Nyoman Adhiarna, Ketua Tim Business Matchmaking HUB.ID Accelerator 2022, Luat Sihombing dan Perwakilan Startup HUB.ID Accelerator 2022 saat berjejaring di Amerika Serikat.

CEO & Co-Founder PasarMIKRO, Wong Lok Dien menyampaikan dengan adanya program HUB.ID Accelerator 2022 adalah kesempatan untuk membangun jaringan dan mempercepat pertumbuhan bisnisnya.

“Kesan pesan selama HUB.ID Accelerator, bahwa program ini sangat memberi manfaat kepada rekan-rekan startup HUB.ID Accelerator 2022 dengan mewadahi kami dapat bertemu dengan Kementerian, BUMN, Korporasi dan Swasta pada Business Matchmaking, jadi kita disini bisa bertemu banyak instansi pemerintah yang bisa bantu kita untuk grow bisnis kita. Sebagai contoh kami di PasarMIKRO, kami bertemu dengan instansi dari pertanian, perdagangan, kita ada hubungan dengan permodalan kita bertemu dengan beberapa koperasi di lapangan jadi sangat esensial. Kita juga dibawa ke beberapa kota di seluruh Indonesia jadi kita bisa mempercepat pengembangan kita di luar daerah yang memang saat ini kita berada. Hal ini menjadi pembeda di antara program-program lain. Kita terbantu sekali dan dengan jaringan komunikasi yang kita bangun selama ini dengan instansi yang lain kita harap juga mempercepat proses kita pergi ke daerah-daerah.”

Mekanisme Seleksi StartUp 

Dengan kepastian program HUB.ID yang akan berlanjut pada 2023, bagi Anda yang memiliki startup ada baiknya mempersiapkan diri. Secara garis besar, rangkaian program HUB.ID yang ialah Registrasi dan Kurasi, Business Mentoring, Pitch Training, Networking Session, Business Matchmaking, Demo Day, dan Global Immersion dengan durasi waktu seluruh program total selama 4 bulan.

Pada tahap awal, startup yang mendaftar program HUB.ID akan dikurasi terlebih dahulu. Terdapat dua tahapan kurasi. Pada tahap ini sejumlah sejumlah poin yang dilihat antara lain deck dan kualifikasi founder profiles, problem statement clarity, product Unique Value Proposition (UVP), market size, dan traction growth.

Pada kurasi tahap pertama terdapat seleksi profil bisnis, seleksi wawancara bersama panel kurator yang terdiri dari tim kurator ahli dengan latar belakang profesional dan investor.

Pada kurasi tahap kedua penilaian meliputi teknik presentasi dan kapabilitas founder, product roadmap, business model, traction and revenue, corporate and  state owned enterprises synergy, government synergy, serta potential investment.

Setelah lolos proses kurasi, pelaku startup akan mendapatkan pendampingan melalui serangkaian program HUB.ID Accelerator yang akan meningkatkan profesionalitas dan kapasitas diri para pelaku startup, tentunya program ini juga memberikan banyak benefit bagi startup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemkominfo BUMN investor
Editor : Media Digital
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top