Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,72 Persen, Ini Efek ke Bisnis Startup

Amvesindo menjelaskan efek pertumbuhan ekonomi RI yang mencapai 5,72 persen terhadap bisnis startup.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 07 November 2022  |  19:38 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,72 Persen, Ini Efek ke Bisnis Startup
Ilustrasi Startup. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menilai dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 yang mencapai 5,72 persen secara tahunan akan berdampak baik pada industri startup.

Ketua Umum Amvesindo Eddi Danusaputro mengatakan dengan pertumbuhan ini memperlihatkan sehatnya pendanaan investor kepada startup di Indonesia. Realisasi pertumbuhan ekonomi ini, membuat Indonesia masih diminati oleh investor kendati ada ancaman resesi pada tahun depan.

"Masih sehat appetite investors, dan juga likuiditas masih ada di market," ujar Eddi, Senin (7/11/2022).

Lebih lanjut, CEO BNI Ventures tersebut juga mengatakan investor saat ini masih memiliki banyak dana baik di tahun ini maupun tahun depan. Adapun dana tersebut akan disalurkan secara selektif mengingat adanya ancaman resesi.

"Investors still have funds, tapi lebih selektif aja," jelas Eddi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 konsisten naik di tengah bayang resesi. Pada kuartal III/2022 roda ekonomi melesat 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).  

Secara kuartalan, kuartal III/2022 lebih tinggi 1,81 persen dan secara kumulatif atau sepanjang Januari–September 2022, ekonomi Indonesia tumbuh 5,4 persen yoy.

"Pertumbuhan ekonomi tahunan meningkat secara persisten selama empat kuartal berturut-turut dengan tumbuh di atas 5 persen sejak Q4/2021," kata Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono dalam konferensi pers, Senin (7/11/2022).

Margo mengatakan capaian selama empat kuartal terakhir menunjukan posisi Indonesia yang terbilang kuat di tengah kondisi perekonomian global. Sebagaimana diketahui, inflasi, resesi, hingga krisis energi telah menyengat sejumlah negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Pertumbuhan Ekonomi Amvesindo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top