Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laman Web SIPP Diduga Diretas, Kemenkes Tegaskan Tak Ada Kebocoran Data Pribadi

Web SIPP Kemenkes diduga terkena serangan deface, tampilan laman diubah berwarna hitam, disertai tulisan Hacked by Mungiell anoonsec Team.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 26 September 2022  |  13:21 WIB
Laman Web SIPP Diduga Diretas, Kemenkes Tegaskan Tak Ada Kebocoran Data Pribadi
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan tak ada data pribadi atau data penting lainnya yang tersimpan di laman web Situs Informasi Pelayanan Publik Kementrian Kesehatan (SIPP Kemkes) yang diduga terkena serangan deface atau diubah tampilannya oleh hacker.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pengecekan kemungkinan serangan pada situs SIPP tersebut.

Dia menyatakan memang ada perubahan tampilan pada situs web. Saat ini, pihaknya juga tengah melakukan penutupan akses publik sebagai upaya pencegahan.

"Situs SIPP ini tidak ada data pribadi maupun data lainnya," kata Siti kepada Bisnis, Senin (26/9/2022).

Adapun dia menuturkan, situs tersebut memuat informasi jenis pelayanan publik di Kemenkes baik di pusat maupun UPT, melakukan survey kepuasan masyarakat secara online dan hal lain sesuai amanah Undang-undang No.25/2009 tentang pelayanan publik.

Sebelumnya, laman web SIPP Kemkes diduga terkena serangan deface atau diubah tampilannya oleh hacker. Adapun tampilan laman web tersebut diubah berwarna hitam, disertai dengan tulisan "Hacked by Mungiell anoonsec Team".

Saat masuk ke situs dengan link https://sipp.kemkes.go.id/x.html, penggunjung akan ditampilkan oleh laman web yang sudah di deface. Saat ini, situs tersebut juga tidak bisa diakses untuk sementara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peretas retas perlindungan data pribadi data center data Kebocoran Data kemenkes
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top