Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perkuat Pasar Indonesia, Yellow.ai Ingin Tembus Industri yang Beragam

Yellow.ai perkuat pasar Indonesia dengan angka 110 pelanggan dalam dua tahun terakhir.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 16 September 2022  |  13:04 WIB
Perkuat Pasar Indonesia, Yellow.ai Ingin Tembus Industri yang Beragam
Yellow.ai sebut Indonesia menyumbang lebih dari 75% pendapatan dalam dua tahun terakhir - Yellow.ai
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Yellow.ai, Platform Artificial Intelligence (AI) Percakapan tingkat perusahaan terkemuka telah mengumumkan pencapaian terbaiknya di Indonesia.

Platform ini telah menyentuh angka 110 pelanggan korporasi dalam dua tahun terakhir dibalik tingginya permintaan di Indonesia.

Solusi Yellow.ai telah menghasilkan 30% peningkatan produktivitas dan 70% pengurangan biaya operasional untuk perusahaan di Indonesia, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan dan keterlibatan karyawan dalam skala besar.

“Kami telah melihat pertumbuhan eksponensial di Indonesia selama dua tahun terakhir, di mana Indonesia telah menyumbang lebih dari 75% dari pertumbuhan pendapatan kami di Asia Pasifik. Dengan populasi 270 juta jiwa, negara ini telah mengalami ledakan inovasi selama lima tahun terakhir di berbagai industri. Dalam situasi ekonomi yang sedang mencoba pulih ini, interaksi otomatis untuk pelanggan dan karyawan, tentu saja menjadi solusi paling efisien untuk organisasi yang ingin tumbuh cepat”, ungkap Raghu Ravinutala, Co-Founder dan CEO, Yellow.ai.

Dalam dua tahun terakhir di Indonesia, Yellow.ai telah memenangkan klien di sektor ritel dan BFSI, diikuti oleh industri farmasi dan logistik & supply chain.

Yellow.ai juga bekerja sama dengan beberapa klien seperti Tiket.com, Orang Tua Group, OY! Indonesia, JD.ID, Zenyum, Oriflame, Kitabeli, Zalora, dan Sephora.

Indonesia sebagai salah satu pembangun ekonomi terbesar di Asia Tenggara mempunyai daya tarik tersendiri dalam perkembangan Customer Experience, yang sejalan dengan berkembangnya perusahaan rintisan atau startup.

Dengan agen AI Dinamis yang Yellow.ai miliki, diharapkan adanya kontribusi secara signifikan terhadap pengembangan perusahaan terkemuka serta startup yang tumbuh cepat di berbagai industri.

“Kami telah berhasil memenangkan perusahaan terkemuka di Indonesia sebagai klien kami, dan kami memiliki banyak bahan bakar untuk terus tumbuh dan mendukung perusahaan dari berbagai ukuran dan industri," tambah Raghu.

Yellow.ai pun telah mengalami lintasan pertumbuhan yang meningkat di Indonesia sejak awal 2019, dengan akuisisi pelanggan meningkat 2,5 kali lipat dari tahun fiskal sebelumnya.

Penawaran Voice AI milik Yellow.ai juga mengalami pertumbuhan 3,5 hingga 5 kali lipat di Indonesia.

"Kami juga cukup bangga karena beberapa perusahaan Internet terkemuka di Indonesia menggunakan layanan Yellow.ai untuk akuisisi dan retensi pelanggan mereka,"

Dengan tingginya permintaan percakapan AI di Indonesia, fokus Yellow.ai sekarang adalah untuk lebih memperkuat kehadiran dan menembus lebih jauh ke dalam industri yang beragam.

Yellow.ai juga bertujuan untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis melalui kemitraan strategis dengan meluncurkan solusi inovatif yang dapat disesuaikan dengan pasar Indonesia.

Sejalan dengan itu, Yellow.ai juga membuat terobosan pertama di ruang AI percakapan, DynamicNLP, yang memungkinkan perusahaan melewati proses kompleks pelatihan model manual untuk ditayangkan dalam hitungan menit dengan biaya operasional yang lebih rendah.

“Kemitraan strategis memungkinkan kami mengelola perusahaan secara efisien untuk terlibat dan meningkatkan pengalaman pelanggan serta karyawan. Hal tersebut merupakan visi kami untuk mendemokratisasikan AI dan membuat setiap percakapan manusia menjadi lebih menyenangkan. Oleh karena itu, kami terus berupaya memberikan solusi yang memungkinkan perusahaan di Indonesia membuka potensi tak terbatas dari solusi AI Percakapan yang kami tawarkan”, pungas sang CEO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp perusahaan perusahaan rintisan artificial intelligence
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top