Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tesla PHK 200 Karyawan, Ternyata Ini Alasannya

Berikut alasan Tesla melakukan PHK terhadap 200 karyawan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  18:08 WIB
Tesla PHK 200 Karyawan, Ternyata Ini Alasannya
Logo Tesla di dealer Easton Town Center shopping mall in Columbus, Ohio, AS - Bloomberg/Luke Sharrett

Bisnis.com, JAKARTA - Tesla Inc, produsen otomotif listrik asal Amerika Serikat memberhentikan 200 karyawannya di divisi autopilot.

Dilansir dari Bloomberg, pada Rabu (29/6/2022), pemutusan hubungan karyawannya (PHK) ini dikarenakan perusahaan milik Elon Musk tersebut menutup fasilitas produksi kendaraan listrik di California.

Berdasarkan sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, mayoritas karyawan yang di-PHK adalah pekerja dengan bayaran per jam atau hourly workers.

Orang-orang itu termasuk yang melakukan evaluasi data kendaraan pelanggan yang terkait dengan fitur bantuan pengemudi Autopilot dan melakukan pelabelan data.

Banyak dari staf adalah spesialis anotasi data, yang semuanya adalah posisi per jam, kata salah satu orang.

Dengan pemberhentian tersebut, sudah ada total 200 karyawan yang dirumahkan. Sebelumnya, kantor San Mateo memiliki 350 karyawan yang sebagiannya telah dipindahkan ke fasilitas terdekat pada beberapa pekan sebelumnya.

Sebelumnya, Elon Musk juga telah mengatakan akan memangkas 10 persen staf bergaji tetap atau salaried staff, tetapi akan meningkatkan jumlah pekerja upah per jam.

Adapun, dalam laporan Tesla ke bursa saham Amerika Serikat di tahun 2021, Tesla memiliki 99.920. Di mana jika 10 persen dari tersebut adalah 9.992 karyawanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk elon musk tesla
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top