Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

20 Startup di Dunia PHK Ribuan Karyawannya, Ini Daftarnya

Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan rintisan atau startup juga sedang terjadi di seluruh dunia. Berikut Ini daftar 20 startup dunia yang pecat ribuan karyawannya.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 20 Juni 2022  |  12:05 WIB
20 Startup di Dunia PHK Ribuan Karyawannya, Ini Daftarnya
Ilustrasi Startup. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bukan hanya di Indonesia, badai pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan rintisan atau startup juga sedang terjadi di seluruh dunia.

PHK ini muncul di tengah kondisi keuangan perusahaan yang serba sulit akibat tekanan ekonomi yang terindikasi dipicu sejumlah faktor. Dari mulai tren naiknya suku bunga AS, kondisi makro ekonomi yang saat ini terjadi, hingga efek transisi pasca-pandemi Covid-19.

Berdasarkan situs Layoff.fyi dari awal pandemi Covid-19 berlangsung hingga saat ini sudah ada 808 startup yang melakukan PHK di seluruh dunia, atau sekitar 135.302 pegawai startup terkena PHK tersebut. 

Menariknya, beberapa startup global yang melakukan PHK merupakan startup yang sudah melakukan penawaran umum atau Initial Public Offering (IPO) seperti Uber. Bisnis Uber pun di Asia Tenggara tidak berlangsung lama dan langsung diakuisisi oleh startup asal Singapura Grab.

Berikut ini daftar 20 startup dunia yang PHK ribuan karyawannya:

1. Uber (San Francisco - transportasi) 6.700 karyawan

2. Getir (Istanbul - makanan) 4.480 karyawan

3. Booking.com (Amsterdam - travel) 4.375 karyawan

4. Better.com (New York -real estate) 3.000 karyawan

5. Groupon (Chicago - ritel) 2.800 karyawan

6. Peloton (New York - fitness) 2.800 karyawan

7. Carvana (Phoenix - transportasi) 2.500 karyawan

8. Katerra (San Francisco -konstruksi) 2.434 karyawan

9. Zillow (Seattle -real estate) 2.000 karyawan

10. Airbnb (San Francisco -travel) 1.900 karyawan

11. Instacart (San Francisco -makanan) 1.877 karyawan

12. WhiteHat Jr (Mumbai- pendidikan) 1.800 karyawan

13. Bytedance (Mumbai - consumer) 1.800 karyawan

14. Bytedance (Shanghai- consumer) 1.800 karyawan

15. Agoda (Singapore -travel) 1.500 karyawan

16. Paisa Bazaar (Gurugram - keuangan) 1.500 karyawan

17. Ola (Bengaluru -transportasi) 1.400 karyawan

18. Stitch Fix (San Francisco - ritel) 1.400 karyawan

19. Toast (Boston -makanan) 1.300 karyawan

20. Stone (Sao Paulo- keuangan) 1.300 karyawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk StartUp investasi startup
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top