Gandeng Juniper Networks, XL Axiata (EXCL) Akselerasi Layanan 5G

Rahmi Yati
Kamis, 9 Juni 2022 | 17:14 WIB
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT XL Axiata Tbk. (EXCL) akan menggunakan teknologi dan produk dari Juniper Networks yaitu Segment Routing over IPv6 (SRv6) dan Universal Router seri MX untuk meningkatkan infastruktur jaringan yang telah ada untuk mendukung meningkatnya permintaan akan layanan 5G.

Group Head Network Planning & Design XL Axiata Fadly Hamka mengatakan platform Universal Routing seri MX240, MX480, MX960 dan MX2020 yang merupakan bagian dari portfolio 400G Juniper akan berfungsi sebagai fondasi atau core jaringan transportasi berbasis SRv6.

"Hal ini dapat memberikan kesiapan pada PT XL Axiata untuk menghadirkan layanan 5G dengan teknologi terkini. Layanan Profesional Juniper juga berperan penting dalam melakukan desain dan implementasi SRv6 di jaringan inti XL Axiata, termasuk memastikan interoperabilitas dengan jaringan IP/MPLS telco yang ada sebelumnya," kata Fadly, Kamis (9/6/2022).

Dia menyebut dengan mengimplementasikan SRv6, XL Axiata akan memiliki jaringan dengan skalabilitas yang lebih tinggi, proteksi jaringan yang lebih cepat dan traffic management jaringan yang lebih canggih.

Fadly mengatakan teknologi 5G akan jadi pilar utama dalam ekonomi digital dan rencana pemulihan pasca pandemi di Indonesia. Untuk itu, perusahaan akan membangun jaringan modern yang lebih siap untuk permintaan di masa depan dengan layanan konektivitas berkualitas tinggi dan dapat memberikan pengalaman yang andal serta unggul bagi konsumen dan mitra bisnis.

"Dengan memanfaatkan solusi routing dan kemampuan SRv6 Juniper yang terdepan di industri, PT XL Axiata dapat memiliki jaringan yang bisa lebih diandalkan, skalabilitas jaringan yang lebih luas, serta operasional jaringan yang lebih sederhana," ujarnya.

Sebagai tambahan, Indonesia diproyeksikan akan memiliki 233,53 juta pengguna internet seluler pada 2026. Pertumbuhan pengguna internet dengan akses ke berbagai layanan digital akan membantu mendorong ekonomi digital negara, yang diharapkan dapat berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (GDP) sebesar US$150 miliar pada 2025.

Untuk mempercepat agenda transformasi digital tersebut, pemerintah juga telah mengumumkan Roadmap Digital Indonesia, dengan prioritas utama termasuk menyelesaikan infastruktur 4G di lebih dari 10.000 subkawasan pada 2022 dan juga mengembangkan jaringan 5G yang siap untuk digunakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper